Memaknai Traveling Bersama Tim Journey Beyond Beautiful Indonesia

Saya rasa semua orang suka traveling. Mendatangi tempat demi tempat baru dengan beragam wajah baru, bentuk sambutan yang beragam, dan tentu saja dengan keindahan yang beraneka rupa. Traveling bukan sekedar datang ke suatu tempat, memotret lalu memaerkan ke social media. Traveling bukan hanya tentang berlomba untuk siapa yang paling jauh perjalananya. Traveling lebih dari itu, perjalanan adalah menemukan diri, perjalanan adalah momen bercermin pada rupa-rupa keadaan yang kita temui, kurang dan lebih, baik dan buruk hal yang kita temui semua akan memberikan makna yang langsung untuk diri kita. Ketika menjumpai hal-hal baik bisakah kita bersykur dan tergerak untuk memetik pelajaran? Ketika bertemu keadaan yang tidak begitu baik bisakah kita sabar dan melakukan sesutau untuk memperbaiki? Traveling bukan sekedar liburan. Traveling itu adalah moment dimana kita saling merangkul dengan dunia di luar cangkang kita. 

Demikianlah perwakilan dari tiga komunitas tim journey Didi Soenaryadi dari Team Velozity Journey 2018. Deni Agus Himawan dari Team Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI), serta Endri Jawes dari Team Toyota Sienta Community Indonesia (TOSCA)  melakukan perjalanan panjang mereka. Bukan perjalanan biasa untuk bersenang-senang menikmati setiap keindahan perjalan, tetapi mereka juga tak mengabaikan sisi humanis diri mereka ketika menemukan keadaan yang mengharuskan mereka berhenti dan melakukan sesuatu. Dalam perjalanan mereka melakukan kegiatan social seperti membantu membangun masjid dan turut bergabung memperbaiki sekolah yang butuh perhatian.

Lebih kurang seperti itulah inti dari cerita Para Pengukir sejarah tersebut dalam sesi singkat sharing tentang perjalanannya mereka “Beyond Beautiful Indonesia East Timor With Toyota”. Hari ke 20 perjalanan membawa mereka tiba di Lombok dan di sambut dengan hangat oleh Krida Toyota di Showroom Krida Toyota NTB howroom yang berlokasi persis di depan mall Lombok City Center, yang juga dihadiri berbagai undangan dari media cetak, pun online serta blogger Lombok. 

Perjalanan yang mereka tempuh menggunakan Toyota Avanza Veloz, 1 unit Toyota Kijang tahun 1980, 1 unit Toyota Sienta dan 1 unit Innova Reborn tentu saja memiliki banyak cerita. Terutama tentang keindahan-keindahan dan keseruan-keseruan yang mereka temui sepanjang perjalanan dari Jakarta menuju Timur Leste dan kembali lagi ke Jakarta. Ketangguhan Toyota telah membawa mereka bertemu pengalaman-pengalaman yang amat sangat menyenagkan untuk di ceritakan. Tak heran jika audiens begitu antusias menyimak setiap kalimat tentang kisah mereka. 

Acara yang berlangsung singkat namun penuh makna ini terasa sangat istimewa karena Selain menemani Team Beyond Journey Indonesia secara langsung, Krida Toyota juga mengadakan acara seremonial pelepasan Team Beyond Journey Indonesia di Showroom Krida Toyota menuju Bali dan selanjutnya akan kembali ke Jakarta.

Meski singkat banyak hal yang bisa kita pelajari dan maknai dari moment sharing “Beyond Beautiful Indonesia East Timor With Toyota” ini, Terutama informasi tentang tangguhnya Toyota, tentang perjalanan yang juga menjadi moment menambah relasi, sahabat dan juga tentang hal-hal di luar sana yang sebenarnya membutuhkan kepedulian kita.

Acara menarik ini diakhiri dengan pemberian cinderamata dan pelepasan Tim Journey oleh Management Toyota NTB. 

Terimakasih untuk sharing yang bermanfaat ini, semoga selamat sampai tujuan dan saya berharap segera bisa membaca kembali tentang kisah perjalanan mereka entah dalam bentuk buku atau apapun.










Share:

Bagaimana Mencintai Bintang?

Dalam perjalanan hidup kita sebagai manusia, akan selalu ada cerita tentang cinta, mencinta, dicinta, kagum, mengagumi, dikagumi dan semacamnya. Hampir tak ada manusia yang lolos dari hal-hal tersebut. Bahkan ada yang berkali-kali jatuh, bangkit lagi, jatuh lagi sampai akhirnya hafal dan baper jika mendengar lagu Jatuh bangun akuuuu mengejarmuu...

Dan saya berada di barisan orang-orang yang percaya bahwa cinta itu tak harus memiliki. Bahwa menyayangi itu tak mesti harus selalu bersama. Bahwa mengagumi itu tak harus membuatmu menjadi semacam psikopat yang akan selalu membuntuti kemana ia melangkah. Saya adalah orang yang realistis dalam hal ini. Bahwa tak semua hal di dunia ini yang kita inginkan harus kita dapatkan. Tak semua cerita yang kita tulis harus berakhir indah (walau beberapa orang bilang kalau belum indah berarti belum berakhir). Karena akhir yang indah itu tergantung penerimaan kita. 

Belum faham? Oke, mari lanjutkan.

Bukannya sombong ya, biarpun saya gak ganteng-ganteng amat saya punya beberapa kenalan selebritis walaupun kadang saya gak tau mereka ingat saya apa gak 😅yang jelas beberapa orang artis ternama sempat saya miliki nomor hp dan pin bbm nya dan dikasi secara langsung. Salah satu contohnya gitaris band idola saya mas Piyu. Mendengar kabar dia di lombok saya langsung meluncur ke lokasinya dan lucky me saya bertemu langsung dengan mas keren ini di lobi hotel, waktu itu dia baru selelsai renang. Saya sapa dan kami ngobrol lebih kurang 10 menit tentang alasan saya datang  (kebetulan ada project hehe) dan tentang betapa saya mengagumi karya-karyanya yang saya kenal sejak saya masih berseragam putih biru. Karena mas Piyu tidak punya waktu banyak dan kedinginan dia harus balik ke kamar dan meneruskan kegiatannya. Gak ada foto bersama, karena saya terlalu sulit menaklukkan entah rasa malu atau gengsi untuk ngajak fotoan. Tapi tanpa di duga mas piyu mau approve saya add di Path dan kamu bisa bayangkan gimana senangnya saya.

Tapi.. ada yang berubah setelah itu. Terlalu dekat sesorang yang kita idolakan dan kagumi ternyata membuat rasa meng-idola-kan itu berkurang sekian persen, semacam berkurangnya sensasi dari sebuah kekaguman dan euporia dari sekedar ucapan Hai dari idola sudah menjadi biasa. Maka saya putuskan saya tidak akan berteman dengan mas piyu di Path. Saya akan menikmati karyanya dari ruang saya. Saya akan menjadi pengagum yang duduk di bumi menatap sang bintang di atas sana. Iya, bintang itu terlihat indah dari bumi, beda rasanya jika kau berada di dekatnya apalagi sampai memeluknya, Hangus!

Masih belum mengerti? Oke Contoh lagi.

Saya punya teman, sudah menikah dan belum punya anak. Dia dan istrinya hidup bahagia. Karena berbeda pandangan tentang hidup dengan sang mertua setiap bertemu mereka seperti meteor yang bertabrakan. Ribut. Temanku Principle, Mertuanya keras. Tapi ia bilang ia sayang pada mertuanya. Tapi jika ia ada di dekatnya mertuanya menjelma menjadi manusia yang paling harus ia hindari. Jika jauh ia akan dengan senang hati dan tulus membantu apa saja asal jangan bertemu atau berada dalam satu ruang dan waktu. Pelajaran moral dari kisahnya adalah jika ingin menaklukkan sebuah negeri taklukkan dulu rajanya maka putri dan ratunya akan tunduk. Demikian.

Gimana udah faham tentang cinta yang tak harus memiliki?

Kalau belum saya ingin bercerita tentang scene yang buat saya bagus banget dari film Talak 3 yang beberapa waktu lalu saya tonton (bukan promosi film juga sih).

Ada sebuah scene dimana Bu De dari si Arini (Laudya Cintya Bella) menceritakan mengapa ia bercerai dengan suaminya dan tak menikah lagi. Bu De bilang dia amat sangat mencintai suaminya, saking cintanya ia menerima saja perlakuan buruk dan tindak tanduk buruk suaminya. Saking cintanya ia selalu membalas semua perlakuannya dengan kebaikan dan itu berlangsung sampai tahun kesekian mereka menikah. Sampai pada suatu hari ia berpikir untuk mengubah suaminya menjadi lebih baik. Ia ingin suaminya lebih tenang, berlaku baik dan bertanggung jawab. Lalu ia pergi (meminta cerai) meninggalkan suaminya… bukan karena tidak mencintai tetapi karena itulah satu-satunya jalan yang baik untuk Bu De dan suaminya. Bu De berharap suaminya akan sadar dan mau berubah, ia akan menunggu untuk itu meski kelak sang suami akan menikah lagi dengan orang lain. Dan benar, sang suami menikah lagi dan ingin memperbaiki kesalahannya di masa lalu. Apakah Bu De kecewa? Tidak sama sekali, justru ia bahagia melihat sang mantan suami berubah menjadi lebih baik dan bahagia. Ia ikhlas dan menjalani hidupnya dengan bahagia pula, sendiri. 

Maka sadarilah juga besarnya cintanya Tuhan pada kita. Kita mencintai dan membutuhkan matahari tapi Allah meletakkannya di tempat yang tepat. Di tempat yang membuat kita aman dan matahari nyaman. Karena jarak antara kita dan matahari, kehidupan menjadi indah dan berwarna, bayangkan jika matahari berada beberapa meter di atas bumi, mugkin saat ini kita hanya butiran debu yang mau terjatuh atau teggelampun tak akan ada yang bisa membuat kita satu sama lain bangkit.

Maka bersykurlah… Mencintai Bintang tidak harus dengan selalu berada di dekatnya atau memeluknya terus. 

Cinta adalah tentang keihklasan, kawan. Ikhlas membahagian dan melepaskan...

Terus, kamu team yang mana? yang "Cinta Harus Memiliki" banget atau seperti di atas? Share di komentar ya


Share:

Posesif (2017), Cinta Remaja Tak Boleh Diremehkan

Sinopsis

Hidup Lala jungkir balik. Bukan karena loncatan indahnya dari menara sepuluh meter, bukan pula karena ayahnya yang melatihnya dengan keras, tapi karena cinta pertamanya. Yudhis, murid baru di sekolahnya, berhasil menjebak hati Lala hanya untuknya. Di tahun terakhir SMA-nya, Lala ditarik keluar dari rutinitas lamanya. Hidupnya tak lagi melulu melihat birunya air kolam renang atau kusamnya dinding sekolah. Lala percaya cinta telah membebaskannya, sebab Yudhis selalu sigap menghadirkan pelangi asal Lala berjanji selamanya bersama. Namun perlahan Lala dan Yudhis harus menghadapi bahwa kasih mereka bisa hadirkan kegelapan. Cinta Yudhis yang awalnya tampak sederhana dan melindungi ternyata rumit dan berbahaya. Janji mereka untuk setia selamanya malah jadi jebakan. Lala kini mengambang dalam pertanyaan: apa artinya cinta? Apakah seperti loncat indah, yang bila gagal, harus ia terus coba lagi atas nama kesetiaan? Ataukah ia hanya sedang tenggelam dalam kesia-siaan?


Poster Film Posesif (2017)
Menonton film ini serasa melihat masa SMA saya dulu. Ketika saya masih cupu-cupunya, masih suka salah tingkah dan mendadak bego pas liat "target". Ternyata ada diantara teman saya yang pacarannya posesif persis seperti cerita film ini. Masih SMA pacaran serasa udah saling memiliki hidup masing-masing sepenuhnya, posesif stadium tinggi, sampai main tangan.
Kita yg cupu mah makin pening; gitu ya kalau pacaran? terus akhirnya gak jadi pacaran.
Pas kuliah juga banyak yang gini. Lebih ngeri lagi. Kebanyakan yang posesif adalah cowoknya. Tak jarang saya menemukan teman saya menangis tersedu karena abis dipukul pacarnya, ada juga yang lebam abis ditonjokin. Anjrit! Anehnya si cewek ini sulit bisa meninggalkan pacarnya itu alasannya, karena si cowok selalu datang minta maaf dan berjanji akan berubah. Sayangnya kelemahan wanita itu ada di telinganya. Mereka selalu cepat luluh mendengar kata-kata indah. Padahal itu bukan sekali dua kali terjadi. Kita yang melihat dan mengetahui yang greget. Rasanya pengen tonjokin dua-duanya. 
Setelah saya perhatikan yang posesif itu rata-rata punya satu kesamaan. Kurang dekat dengan ibunya atau orang tuanya, ada yang keluarganya tidak harmonis dan berbagai masalah keluarga lainnya. Keadaan itu membuat si anak laki-laki mencari kasih sayang lain di luar keluarga. Ketika menemukannya pada seorang pacar ia akan menjaga dengan kuat. Saking kuat dan erat cinta itu bisa menghadirkan kengerian bagi si perempuan. Ya, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Cinta remaja itu tak bisa diremehkan. Orang tua harus selalu dekat dan tegas dalam hal ini. Sebelum terlambat karena dampaknya bisa mempenharuhi kehidupan.

Pada akhirnya, mereka sebagian besar tak berjodoh. 

Come on, boy.. Girl...
Hidup kalian pasti bisa lebih seru tanpa pacar. Hidup kalian bisa lebih expressive tanpa kekakangan pacar. Mending banyakin sahabat dan kegiatan positif yang akan bermanfaat setelah sekolah dan kuliah.
Masa muda terlalu berharga untuk dihabiskan hanya dengan pacaran... Apalagi pacarnya posesif!

Trailer Posesif (2017)

Share:

Tips Traveling Musim Hujan di Lombok


“There’s no such thing as bad weather, only unsuitable clothing”
Indonesia memiliki dua musim yang kontras satu sama lainnya. Musim Hujan dan musim kemarau. Musim Hujan biasanya di mulai sejak bulan Oktober hingga bulan Maret dengan intensitas hujan yang kadang-kadang tinggi dan kadang rendah, cenderung tidak menentu dan tergantung tingkat kelembaban suatu daerah. Sementara musim kemarau dimulai April hingga November dengan tingkat panas yang juga tergantung wilayah, misalnya wilayah Indonesia Timur dan tengahnya biasanya lebih panas daripada wilayah Indonesia bagian barat.

Dua musim ini jelas mempengaruhi keadaan alam suatu daerah. Wilayah NTB bagian timur misalnya. Sumbawa dan Bima ketika musim kemarau suhunya bias naik mencapai 30 derajat Celcius, ini menyebabkan sebagian besar wilayah Sumbawa, BIma dan Dompu mengalami kekeringan yang ditandai dengan menguningnya bebukitan, padang sabana, dan area persawahan kosong karena tak mendapat pasokan air. Tapi ketika musim hujan tiba tiba-tiba saja semua menghijau dengan indahnya. Bukit-bukit sabana kembali hijau ranum. Sepanjang jalan menuju destinasi terlihat sawah-sawah yang sedang dan telah ditanami padi. Hijau sejauh mata memandang.

Lalu bagaimana jika hujan sepanjang hari? Apa yang harus kalian lakukan untuk tetap menikmati liburan di Lombok? Simak tips di bawah ini.

1.       Belajar Seni dan Crafts
Traveling ke Lombok dengan itinerary yang sudah mantap eh tiba-tiba hujan? Jangan sedih. Kamu cukup memindahkan sedikit jalur di itinerary kamu ke Pasar Seni dan Kerajinan tangan banyak di Lombok. Diantaranya, Pasar Seni Senggigi, Pengrajin gerabah di Banyumulek, Pengraji Ketak di Lingsar, Melihat-lihat pengrajin Cukli, Melihat ibu-ibu penenun kain sasak di Sukarare dan lainnya. Di jamin waktu kamu tidak akan terbuang percuma saat menunggu hujan yang tak kunjung berhenti.

2.       Belanja Ole-ole
BIsa jadi dalam itinerary perjalanan kamu belanja ole-ole adalah yang terakhir akan kamu lakukan tapi jika hari hujan dan tak kunjung berhenti kenapa tidak kamu tawarkan ide ke guide mu untuk belanja ole-ole dulu sambal menunggu hujan reda. Ada banyak sekali took ole-ole yang bias kamu datangi baik di dalam kota Mataram maupun di pinggiran kota atau di wilayah lainnya di Lombok. Banyak dan yang pasti bebas hujan deh.

3.       Ngopi di Café
Well, hujan dan kopi adalah dua hal yang pas. Saling mengisi satu sama lain. Seperti dua hal yang klop membuatmu nyaman dan rileks. Dinginnya udara saat hujan dinikmati dengan hangatnya kopi dengan wangi khasnya biasanya membuat berbagai macam inspirasi datang dan siap untuk dituangkan dalam bentuk puisi, tulisan atau lagu. Apalagi kalau kamu seorang bloger atau penulis. Hujan dan kopi adalah teman paling setia. Travelingmu tak lagi mainstream ketika ada karya yang tercipta kala hujan.

4.       Wisata Kuliner
Salah satu pilihan yang tak pernah salah ketika hujan membuatmu tak bias melanjutkan perjalanan adalah wisata kuliner. Ada banyak tempat makan enak baik traditional food maupun modern food di Lombok. Tinggal googling lokasi tempat makan, pesan trasportasi online. Cuss! Hujan tak lagi membuatmu stuck di satu tempat dan rasa bosan

5.       Kunjungi Museum
Kebanyakan traveller yang ke Lombok lupa (atau tidak tahu) kalau di Lombok ada museum yang keren banget. Museum NTB kalian bias melihat segala macam hal tentang Lombok, Sumbawa, Bima dan Dompu. Mulai dari adat, budaya, info penting, peninggalan-peninggalan kerajaan masa lalu dan banyak hal lainnya yang bias kalian lihat di Museum NTB. Hujan jelas tak akan mengganggumu karena pasti asik mempelajari NTB lewat koleksi-koleksi di museum. So, travelingmu tak akan terganggu karena hujan.

6.       Ke Desa Wisata
Tempat paling seru untuk main hujan itu adalah di sawah. Nah, kenapa kamu tidak mencoba bermain hujan di sawah-sawah desa wisata? Desa wisata di Lombok tidak hanya desa wisata yang memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat adat lho, ada juga desa wisata yang menawarkan nuansa alami desa dengan sungai-sungai, sawah-sawah, spot-spot selfie unik yang bias kalian datangi. Salah satu desa wisata yang bisa kalian datangi dan bermain hujan adalah Desa Wisata kerujuk. Alamnya yang sangat alami dengan hamparan sawah serta spot-spot unik sangat pas untuk kamu lewatkan dengan bermain air alias mandi hujan bersama-sama. Pasti seru!
Kalau tidak mau mandi hujan di desa wisata kamu bisa menikmati hujan dengan ngobrol di Berugak sambil menikmati kopi khas desa wisata juga penganannya yang enak. Mantab kan?

7.       Mandi Hujan di Pantai
Terus gimana kalau sudah sampai pantai tiba-tiba hujan? Ya udah tinggal nyebur aja dan mandi hujan di pantai. Sensasinya pasti lebih seru apalagi kalau mandinya ramai-ramai tapi sebelum mandi hujan di pantai pastikan dulu beberapa hal seperti hujannya terlalu deras atau tidak, badai atau tidak dan yang paling penting jangan mandi hujan di pantai yang ombaknya besar. Selalu utamakan keselamatan yang guys!

8.       Staycation
Hujan deras seharian? Bukan masalah. Kamu bisa menikmati staycation kamu di hotel dengan menikmati setiap sudut hotel tempatmu staycation. Yakin, pasti banyak hal yang bisa kamu nikmati selama kamu mau berjalan berkeliling hotel atau penginapan, ngobrol dengan orang-orang di sekitar hotel tentang hal-hal ringan dijamin akan memberimu informasi baru tentang hotel atau penginapanmu juga tentang Lombok. Jangan malu untuk membuka pembicaraan dan jangan lupa tulis review untuk hotelnya ya guys

9.       Join Kelas Yoga
Hujan membuat rencanamu berenang ke pantai batal? Dari pada bengong mending ikut kelas Yoga aja. Di Lombok khususnya di Kota Mataram sudah banyak tempat yoga yang bisa kamu datangi. Selain kopi yoga disaat hujan bisa membuat kamu  lebih rileks, tenang, dan yang pasti bikin kamu lebih sehat.

10.   Ke Bioskop
Kalau lagi hujan deras seharian dan hujannya fix bikin rencana traveling kamu tertunda, kenapa gak ke bioskop aja? Cek cek aplikasi cinema untuk melihat film yang sedang tayang. Menonton bioskop selain menghibur, bisa banget untuk membunuh waktu. Mau sendiri atau bareng teman nonton film di bioskop selalu menyenangkan. Iya kan?

Karena hujan itu adalah rahmat, jangan mengeluhkan hujan dan seharusnya hujan bukanlah penghalang untuk traveling, banyak hal yang bisa kita lakukan walaupun hujan sepanjang hari dan yang pasti but don’t forget “safety first”.



Share:

Wonder (2017), I Love This Movie So Much!

Tulisan ini saya tulis beberapa menit setelah menonton Film Wonder (2017) ini. Sejak awal saya tidak tahu ini film bagus. Maksudnya saya tidak benar-benar tahu bercerita tentang apa film ini karena tidak pernah membaca sinopsis atau menonton trailer sebelumnya. Satu-satunya hal yang membuat saya ingin menonton adalah karena ratingnya yang tinggi di sebuah situs, kebetulan sedang ingin nonton malam ini. Jadilah saya menonton. Sendiri. 

Satu kalimat setelah saya menonton film ini : I Love this movies so much!



So mari baca sedikit review tentang film Wonder (2017) yang ternyata adalah film yang harusnya nonton sejak awal tayang. So Inspiring.

Mari memulai dengan Sinopsinya terlebih dahulu. 
Film ‘Wonder’ ini bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama August Pullman (Jacob Trembley) yang biasa dipanggil Auggie,  terlahir dengan kelainan bentuk wajah yang sangat langka, yang dikenal sebagai ‘mandibulofacial dysostosis, yang kemungkinan merupakan sindrom Treacher Collins.

Jelas hal itu membuat Auggie minder, dan menghindar untuk masuk ke sekolah umum. Selama operasi wajah, Auggie belajar di rumah dengan metode homeschooling oleh ibunya, Isabel (Julia Roberts) yang sejak Auggie lahir ia memilih fokus mengurus Aunggie sepenenuhnya bahkan hal ini membuat Olivia yang biasa dipanggil Via merasa tak diperhatikan oleh ibunya. Namun karena rasa sayangnya pada adiknya Auggie, Via selalu menjadi gadis yang pengertian.

Namun ketika Auggie mendekati usia remaja, saat duduk di kelas 5 sekolah dasar, Isabel dan Nate (Owen Wilson) kedua orangtua Auggie memutuskan memasukan Auggie ke sekolah swasta bernama Beecher Prep.

Awalnya Auggie dikucilkan oleh hampir semua siswa Beecher Prep. Namun ia dapat berteman dengan seorang siswa bernama Jack Will (Noah Jupe) dan mereka semakin akrab walaupun ditengah-tengah perjalanan mereka sempat salah faham dan bubar. Auggie harus membuktikan dirinya sama seperti anak lainnya, meskipun anak-anak lain tidak menyukainya.

Mampukah Auggie melakukannya? Meyakinkan siswa-siswa lainnya bahwa dirinya adalah sama seperti mereka, hanya saja dirinya tidak memiliki wajah yang indah. Bagaimanakah perasaan orang tua Auggie, terlebih Isabel, mengetahui putranya sulit diterima oleh teman-temannya?

Thats the sinopsis! Hampir semua pemeran film ini membawa "tugas" penting untuk menyampaikan pesan untuk penontonya. Tak ada peran yang sia-sia. Semua memberikan pelajaran yang mengena dan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Tentang bagaimana orang tua yang merupakan kekuatan utama seorang anak untuk bisa menghadapi dunia. Orang tua adalah tarikan anak panah sebelum meninggalkan busur yang adalah rumanya. Dukungan orang tua mampu mengubah dunia seorang anak, bahkan anak dengan cacat pada wajah seperti Auggie. Auggie menjadi sosok anak yang kuat dan cerrdas karena memiliki orang tahu yang faham apa yang harus mereka lakukan. 

Sebaiknya saya juga menceritakan tentang sosok-sosok lain dalam film ini yang turut membawa pesan manis kepada penonton. Pertama, sosok kepala Sekolah yang bertama Mr. Tushman, sejak awal bertemu dengan Auggie pak kepala sekolah ini berhasil membuat Auggie tertawa dan merasa bahwa sekolah umum ini adalah baik untuknya. Mr. Tushman adalah seorang kepala sekolah yang bijak dan tegas. Ada saat ketika ia harus membuat surat skors untuk Jack Will karena memukul Julian yang mengolok Auggie, Mr, Tushman memberikan pujian dan semangat untuk Jack lewat surat yang ia tulisa tangan sendiri. JAck telah melakukan hal yang baik meski memukul orang lain itu tetap tidak bisa dibenarkan maka ia tetap harus di skors dua hari. 

Jack Will sosok anak baik yang mudah bergaul dengan siapa saja. Dari tampang saja Jack Will menang banyak dari semua teman-temannya. Jack adalah teman pertama Auggie yang selalu membelanya dan meninggalkan genk awalnya karena mereka tidak suka pada Auggie. Jack adalah penerima beasiswa yang menuntut dirinya harus bersikap baik setiap saat. Pelajarannya, kadang hal baik itu harus dipaksa agar terbiasa. Begitulah JAck menjadi anak baik bukan hanya karena beasiswanya. Ia menjadi teman yang baik karena memang Auggie anak yang baik, cerdas dan lucu. Selanjutnya perjalanan mereka tetap manis meski banyak drama.

Isabel dan  Nate adalah orang tua yang luar biasa untuk Auggie dan kakaknya Via. Dukungan tak pernah berhenti diberikan kepada mereka. Ortu idaman banget dah. Tak mudah menjadi orang tua Auggie karena harus tetap memberikan semangat agar Auggie percaya diri. Karena fisiknya yang tak sempurna Auggie gampang sekali menjadi rendah diri. Selalu curiga segala sesuai menjadi masalah karena dirinya sampai akhirnya Via menyadarkan Auggie bahwa dunia ini bukan hanya tentang dirinya dan kelainannya. 

Secara keseluruhan film ini mengajarkan kita bahwa ada hal-hal yang trjadi dan tidak bisa kita ubah. Ada hal-hal buruk (menurut kita) yang diberikan Allah pada kita padahal padanya diberikan banyak makna, pelajaran dan hadiah untuk kita. Hanya saja kita sering lebih dahulu menyerah pada keadaan dan tak percaya pada kekuatan diri. Kita tidak bisa terus menerus mengatakan si ini pesek, si itu hitam dan sebagainya karena dia sendiri tidak bisa memilih ia akan lahir seperti apa. Film ini mengajarkan kita untuk tidak mempermasala hal-hal semacam itu karena hidup adalah tentang bagaiaman bersikap baik, jujur, menghormati orang lain dan menjadi yang terbaik bagi diri sendiri dan dunia. JIka disuruh memilih menjadi baik atau benar maka pilihlah menjadi baik. Maka kebaikan akan mengelilimu.


Quotes? Oh Pasti.. Ini Dia Quotes yang menggetarkan hati ketika menonton film Wonder (2017) ini. 

1. “Meeting kids is harder than meeting adults.” – Auggie played by Jacob Tremblay

2. “You can learn a lot about people by looking at their shoes.”  – Auggie

3. “I know I’m cool but technically most dads aren’t.” – Nate

4. “You’re going to feel like you’ve all alone but you’re not.” – Nate

5. “Dear God please make them be nice to him.” – Isabel (Ibu-ibu harus sering berdoa gini nih!)

6. “If you don’t like where you are, picture where you want to be.” – Auggie

7. “Who do I aspire to be?  That’s the question we should be asking ourselves all the time.” – Auggie’s teacher Mr. Browne

8. “When given the choice between being right or kind, choose kind.” – A precept taught by Mr. Browne in class

9. “You are not ugly Auggie… Because I’m your mom it counts the most because I know you the most.” – Isabel

10. “You can’t blend in when you were born to stand out.” – Auggie’s sister Via, played by Izabela Vidovic

11. “We all have marks on our face.  This is the map that shows where we’ve been and it’s never, ever ugly.” – Isabel

12. “What evil man created dodgeball?” – Auggie

13. “School sucks and people change and those are the rules.” – Via

14. “Your deeds are your monuments.” – Another precept taught in Mr. Browne’s class

15. “Good friends are worth defending.” – School principal Mr. Tushman, played by Mandy Patinkin

16. “Real friends are hard to find.” – Auggie

17. Parents of a soon-to-be suspended student said, “We have a lot of friends on the school board.”  Tushman answered, “I have more.”

18. “Auggie can’t change the way he looks.  Maybe we can change the way we see.” – Tushman

19. “Auggie, I am proud of you for sticking it out.” -Nate

20. “I know you don’t always like it but I love it.  It’s my son’s face.  I want to see it.” – Nate

21. “Thank you for making me go to school.” – Auggie to his mother

22. “You are a wonder Auggie.  You are a wonder.” – Isabel

23. “Greatness is not being strong but using strength to carry the most hearts.” – Tushman

24. “We all need a standing ovation at least once in our life.” – Auggie

25. “Be kind for everyone is fighting a hard battle.  Be kind.” – Auggie

26. “It’s not enough to be friendly. You have to be a friend.”

Once again, this movie is fabulous.  Everyone, especially kids, should see it. Harus!!

Cast!:















Share:

5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Setelah Sholat di Islamic Center NTB

Siapa diantara pembaca blog ini yang sering sholat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB? Memang, sejak berdiri tahun 2015 lalu Islamic Center NTB seakan memiliki magnet yang selalu menyedot perhatian siapa saja di Lombok maupun di luar Lombok. Bukan tanpa alasan, bangungan yang memiliki lima menara ini adalah bangunan termegah saat ini di Nusa Tenggara Barat. Segala sisinya memiliki daya pikat tersendiri dan zaman now tak ada tempat bagus yang lolos dari keperluan seflie (selfie keperluan? iya kayaknya). Bangunan megah ini dibangun dengan desain yang khas, mulai dari ukiran-ukiran hingga warnanya disesuaikan dengan identitas Lombok dan Sumbawa. Misalnya ukiran-ukiran di sepanjang koridornya, jika diperhatikan maka kita akan melihat bentuk dedaunan dan sulur yang sambung menyambung antara satu dengan yang lain. Nah, itu adalah daun kangkung Lombok yang terkenal hingga ke mancanegara itu. Warna-warna bangunannya pun demikian, warna yang dipakai adalah warna yang umumnya sering dipakai oleh masyarakat Lombok sebagai pilihan warna rumah atau masjid-masjid. Masuk ke dalam ruangan tempat sholat, kita akan dibuat ternganga-nganga melihat kemegahan dan keunikan design interiornya. Di tengah-tengah ruangan tergantung hiasan besar yang menyerupai potongan-potongan simetris buah naga putih eh lebih mirip keju sih dengan lubang-lubang pada tiap lempengnya. Pernah saya bertanya kuat banget ya sling nya nahan hiasan itu? Setelah di jelaskan ternyata bahannya bukan dari bahan yang berat melainkan dari styrofoam padat yang ringan. Fungsi utama nya adalah agar suara tidak menggema di bawah kubah. Jika tidak ada itu maka suara imam tidak bisa sampai ke makmum paling belakang. Selain itu juga di hiasan itu di lapisi kain tenun Sasak yang sekali lihat kita akanlangsung familiar kayak pernah liat di mana gitu, iya pasti sering liat di toko ole-ole atau di pakaian adat Lombok. Intinya semua sisi masjid ini tidak akan selesai kita pelajari satu persatu dalam satu waktu sholat. Mungkin harus seharian berada di sana baru bisa lengkap melihat-melihat setiap sudutnya. 


Saya sendiri menjadikan masjid ini sebagai tempat favorit untuk sholat berjamaah. Sebisa mungkin sholat disini entah itu sholat lima waktu atau sholat jumat, paling sering sholat zuhur karena pulang kerja bisa langsung mampir disini. Juga hari jumat. Tetapi kadang-kadang kalau telat datang sholat jum'at tiga lantainya full terisi, jadi kadang-kadang saya dapat sholatnya di lantai dasar atau kadang di lantai tiga. Di lantai utama (lantai 2) pasti padat kalau telat datang. Selepas sholat selalu enggan rasanya untuk beranjak. Suasana damai dan sejuk selalu ingin menahan lebih lama untuk duduk, berjalan-jalan keliling atau tidur hehehe. Saya sendiri sering menghabiskan waktu untuk duduk-duduk sembari merenung tsaaah

Baiklah, simak beberapa hal yang bisa kamu lakukan setelah sholat di Islamic Center NTB.

1. Zikir dan Tilawah setelah sholat


Ini perlu banget dong. Setelah selesai sholat berjama'ah di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center paling bagus dan paling saya rekomendasiin sih duduk dulu untuk zikir, tilawah atau berdoa. Selain memang dianjurkan untuk melakukan itu semua setelah sholat, atmosfer Hubbul Wathan juga sangat mendukung. Hampir semua sebagian orang melakukan hal yang sama, zikir tilawah dan berdoa, hal ini bisa bikin kita semacam gak mau kalah sama  mereka, kita juga bisa hahaha akhirnya ikutan zikir dan tilawah atau berdoa dengan khususk dan niat yang lurus pastinya.

2. Take Pictures


OK, meski sudah entah berapa kali sholat di Islamic Center sejak hari pertama buka, belum pernah ada rasa bosan untuk memotret bagian-bagiannya. Tangan selalu tidak bisa diam untuk tidak memotret. Wajar karena Islamic Center ini memang instagramable, bahkan foto selfie pun bisa bagus hasilnya. Jika kamu bosan memotret bangunannya, coba deh memotret aktivitas orang-orang yang datang dan pergi ke Islamic Center, pasti tidak akan bosan.

3. Bikin Video


Nah ini yang selalu menarik untuk di kerjakan abis maupun sebelum sholat mulai. Saya paling suka bikin timelapse dan slow motion video. Paling suka ketika masjid masih sepi terus pelan-pelan mulai ramai dan penuh atau sebaliknya ketika sholat Jum'at selesai, saya memasang kamera dari atas, membiarkan kamera merekam sendiri video timelapse, say lanjut berdoa. Lepas berdoa, ruangan masjid sudah sepi saya mematikan rekaman. Hasilnya mantab, orang-orang yang tadinya duduk rapi, lalu mulai bangun dan berjalan keluar sampai menyisakan satu dua orang di dalam ruangan. Videonya nyusul ya, belum pernah di edit dan di upload.

4. Ngobrol dengan Orang Baru


Ini menantang tapi sesekali bolehlah mencoba. Insyaallah bermanfaat bisa menambah teman dan ilmu, paling tidak ada informasi baru atau punya teman baru. Kenalan nya di masjid pula. Mau cewek atau cowok bolehlah asalkan kalau cewek kangan di dalam masjid dong, atau jangan berduaan. Gak baik. Paling bagus kenalan dengan niat menambah teman, menambah ilmu. Apalagi kalau teman ngibrol kita lebih senior wah pasti bakal dapat banyak ilmu. Menambah saudara, siapa tau kelak bisa saling bantu dalam banyak hal.

5. Beli Es Cendol


Sepulang Jum'atan atau sholat zuhur cuaca biasanya panas. Nampaknya ibu-ibu penjual es cendol bakulan ini faham banget peluang ini. Dengan senyum bersahaja mereka duduk berbaris di sudut koridor bangunan depan Islamic Center menunggu Jama'ah sholat Jum'at atau sholat Zuhur selesai sholat. Benar saja, orang-orang langsung mengerubungi si ibu, mengantri Es cendol penghilang haus. Es cendol semacam ini dulu sering minum tiap jumat juga waktu kuliah. Sepulang Jum'atan ibu-ibu penjual es cendol selalu mendatangi kost untuk berjualan. Jadilah menu rutin tiap abis jumatan makan es cendol. Nah untuk es cendol di islamic center kalian bisa baca detailnya yang di bahas teman saya Lazwardy Journal. Cek deh..

Jadi itu dia 5 hal yang bisa kamu lakukan selepas sholat di Masjid Hubbul Wathan islamic Center NTB, bagunan terbesar di NTB versi bang Ajie. Kalau ada hal yang lain menurut kamu, silahkan tulis di kolom komentar. Free!



Share:

Dari Puncak Mantar ke Danau Lebo Taliwang

Apa yang paling ingin kamu lakukan ketika ada peluang liburan? Mungkin sebagian besar orang akan bilang bahwa mereka ingin traveling. Sama saya juga kalau ada kesempatan liburan pengennya traveling sejauh-sejauhnya. Tapi apa daya, liburan kemarin keadaan tak mendukung. Anak istri sedang tidak sehat eh dompet juga ikutan sakit. Jadilah saya tidak bisa lama-lama liburannya. Tapi bukan berarti tidak menikmati, juga bukan berarti destinasi yang saya datangi hanya alternatif. Bukaan, bukan sama sekali. Justru saya sudah punya bucket list selama liburan mau kemana saja di Sumbawa, iya di Sumbawa. Kenapa Sumbawa? Karena sebagai orang asli Sumbawa saya belum melihat semua tempat-tempat hits di Sumbawa. Jadi saya membuat bucket list liburan, semacam itenerary sederhana selama liburan dua minggu yang nyatanya hanya tersisa tinggal dua hari. Jadilah saya hanya bisa mennyambangi list paling awal dari bucket list saya. Puncak Mantar menjadi list pertama. Meski sudah pernah ke Mantar tetapi itu sudah lama sekali waktu Mantar belum berubah seperti saat ini, Saya ke Mantar waktu itu ketika film Serdadu Kumbang yang syuting di Mantar baru Tayang di Bioskop. Ceritanya bisa di baca disini dan disini part II nya



Mantar Telah Berubah

Ya, demikianlah tak ada yang kekal selain perubahan. Perubahan juga terjadi pada Desa Mantar. Jika dulu sebelum ada Film Serdadu Kumbang Mantar adalah wilayah yang tak dikenal banyak orang. Dikenal pun bukan karena alamnya yang indah tetapi karena di Mantar tinggal beberapa orang albino yang buat orang kebanyakan saat itu sebagai bahan olokan dan candaan. Orang-orang akan mikir 100 kali untuk ke Mantar. Lalu tiba-tiba Alenia Pictures bekerjasama dengan perusahaan tambang di KSB membuat sebuah film bertema  anak-anak berlatar desa Mantar. Cerita tentang Amek dan Kawan-kawannya yang berjuang menuntut ilmu dan keseharian mereka menjadi warga Mantar. Film yang mempertontonkan keindahan Mantar dan kebiasaan unik masyarakat Mantar ini sempat tayang cukup lama di bioskop tanah air. Tak heran jika setelah itu pelan-pelan Mantar mulai dilirik orang, banyak yang penasaran dengan latar Serdadu Kumbang yang indah dan tak biasa. Dari Puncak Mantar kita bisa melihat gugusan pulau-pulau di Selat Alas bahkan kita bisa melihat Rinjani bertengger dengan gagahnya seperti di berada atas awan. Lambat laun saya mulai menemukan artikel-artikel tentang Mantar di internet, di blog-blog para traveler lokal dan blog dari teman-teman Lombok. Mantar mulai menggeliat.

Termasuk saya, saya penasaran pada Mantar sejak film Serdadu Kumbang tayang. Ingin sekali melihat pohon cita-cita, melihat lokasi scene tokoh Papin mendongeng untuk Serdadu Kumbang, laut dengan garis horison sempurna dengan Rinjani sebagai batasnya. Sungguh pemandangan yang magis. Saya pun nekat kesana sendiri naik motor. Dijalan bertemu Azwar yang juga ingin ke Mantar jadilah kami balap-balapan di jalanan berlobang, berlumpur, berkelok dan mendaki menuju Mantar.

Mantar saat itu menurut saya sedang menyesuaikan diri pada perubahan. Bekas lokasi syuting telah kembali menjadi kebun-kebun. Tak ada pohon cita-cita yang unik seperti di film. Mungkin masyarakat disana tidak menduga akan ada yang mencari lokasi itu. Nyatanya pohon cita-cita yang ternyata adalah pohon Kemiri itu sudah berdaun lebat dan dipagari rapat layaknya kebun. Tak ada tempat duduk untuk menikmati pemandangan seperti di film. Semua sudah berubah kembali seperti semula. Kebun dan ladang. Namun orang sudah terlanjur penasaran pada Mantar. Perlahan tapi pasti orang-orang  berdatangan, travel blogger, stasiun tv, anak alay, masyarakat kebanyakan semua mulai ingin melihat Mantar. Ramailah Mantar. Tak hanya dikenal sebagai lokasi syuting Serdadu Kumbang tetapi juga karena pemandangan dari puncak Mantar yang magis.



Here we go! Bucket list pertama yang harus di checklist adalah kembali ke Mantar. Ingin melihat perubahan mantar yang pesat. Bersama Yudi dan Doni saya mendaki ke Puncak Mantar, menerobos jalanan yang ternyata belum teraspal penuh. Sepertiga aspal, sepertiga jalanan becek lengket, sisanya jalanan berkerikil dan rabat. Well masih tetap menantang dan sepanjang jalan perhatianmu akan digoda oleh kabut yang menutupi lembah. Semakin jauh dan tinggi posisi kami, semakin indah saja kabut itu. Di sela-sela kabut muncul puncak-puncak bukit yang membuat ia seolah-olah di atas awan. Memasuki gerbang desa tenryata ada jalan ke kanan. Jalanan kecil berbatako segiempat itu adalah jalan ke Puncak Mantar yang sekarang sudah menjadi lokasi paralayang yang keren. Sepanjang jalan bertebing curam dengan lembah yang selalu tertutuip kabut serupa buih putih bersih, eh lebih tepatnya seperti kembang gula. Seperti empuk untuk dipeluk!

Memasuki area paralayang yang dulu merupakan kebun dan ladang. Saya merasa asing. Jujur saya lebih suka Mantar yang dulu. Begitu kata hati saya ketika pertama kali merasakan atmosfer baru Mantar. Berjalan lebih jauh lagi ke ujung sebelah barat, saya berdiri tepat di tempat dulu saya pernah berfoto bersama warga mantar diantara semak-semak, berusaha memperlihatkan pemandangan di bawah Mantar juga Gunung Rinjani. Sekarang tak perlu ribet dengan semak-semak itu. Semua sudah bersih. Jalanan tanah yang landai. View ke selat Alas yang luas membentang tak ada lagi penghalang bahkan Rinjani semakin jelas terlihat. Indah sekali karya cipta Allah SWT.   Namun entah mengapa saya tetap merindukan Mantar yang dulu, tanpa paping blok dan tulisan-tulisan alay tapi zaman now hal seperti itu tetap begitulah cara yang lebih cepat menarik orang untuk berpose dan membagikan ke social media. Smeakin ramai semakin terkenal. Mungkin lain kali saya harus mencoba Paralayang supaya bisa benar-benar move on dari Mantar yang lama. Harus!

Sungguh saya tak ingin berlama-lama disana. Just it! gak ada yang bisa dinikmati lagi kecuali jika ingin menginap dan pagi-pagi menikmati sunrise juga sore berburu sunset di balik Perkasanya Rinjani. Tapi ini liburan super singkat. Kami harus ke lokasi selanjutnya.

Danau Lebo, Rumah Ribuan Teratai

Karena keterbatasan waktu akhirnya kami memutuskan menunda ke Air Terjun Kalela. Tapi terlalu cepat juga jika kami harus kembali pulang. Maka lokasi terdekat dan paling masuk akal saat itu adalah ke Danau Lebo yang mempunya dermaga baru yang keren.


Lebo sebenarnya sebutan untuk danau, di Sumbawa kalau danau yang ada bendungannya di sebut Embung. Jadi Lebo itu danau alami yang sudah ada entah sejak kapan. Bisa jadi sudah lebih dulu ada dari Sumbawa Barat. Kita tak tahu. Danau ini unik teman-teman, hampir seluruh permukaannya yang luas itu di tutupi tanaman Teratai atau dalam bahasa setempat di sebut Tonyong. Buahnya sering dijadikan makanan dan bahkan ada yang menjualnya sebagai ole-ole. Bayangkan gimana indahnya danau ini ketika teratai-teratai berbunga bersamaan. Tentu itu kejadian yang langkah dan sulit kita temukan. Danau ini terletak di sepanjang jalan utama dari sebelum desa Meraran hingga Taliwang. Di danau ini banyak masyarakat mencari penghidupan. Menangkap ikan, rerumputan, dan Tonyong. Danau ini memberi banyak manfaat juga menjadi identitas bagi Taliwang dan sekitarnya. Sayangnya masih banyak orang yang primitive, yang setelah makan minum membuang bekasnya di sembarang tempat bahkan ada yang membuangnya di dalam danau. Sungguh kelakuan yang bodoh!

Danau ini mulai di tata sedemikian rupa untuk menarik minat orang berkunjung, dibuat bagus untuk bertamasya bersama keluarga, ber-swafoto dengan spot-spot kekinian. Tapi mungkin memang masyarakat harus diberikan edukasi mendalam tentang smapah ini. Heran sih, sekolah dari masih balita sampe umur hampir setengah abad tapi masih buang sampah sembarang itu buat saya benar-benar kelakuan bodoh. Tak sadar kah itu salah? Bukan cuma merusak pemandangan tapi bisa merusak ekosistem, bisa merusak lingkungan. 

Danau Lebo ini unik. Mungkin tak banyak di Indonesia bahkan dunia. Teratai itu bunga yang indah apalagi dalam jumlah yang banyak. Wah Sumbawa barat bisa tuh bikin festival teratai dan sebagainya tapi paling penting yang harus di lakukan adalah menyadarkan masyarakat betapa pentingnya tidak membuang smapah sembarangan itu. Bukan hanya untuk lingkungan tapi untuk diri sendiri, untuk anak cucu kita kelak. Masih gak faham juga? Hmmm

Tak lama kami di dermaga kayu Danau Lebo, menikmati sebentar, memotret beberapa view dan menulis catatan kecil lalu kami kembali pulang. Bucket list tercentang meski hanya satu tetapi hati cukup riang. Semoga masih ada kesempatan untuk kembali men- #JelajahSumbawa lebih jauh, lebih dekat.

Nah ini dia video dan foto-foto perjalanan ke Puncak Mantar dan Danau Lebo :










Note : Foto-foto boleh digunakan asal menyertakan sumber atau instagram saya @herjunotajie



Share:

Sepasang Mata di Balik Tirai Jendela

Sepasang mata mengintip hujan dari balik tirai jendela.
menatap pelan dan diam rintik-rintik yang bermain riang di jalanan
dedaunan bergoyang-goyang seperti menggigil
meneteskan bulir-bulir bujan yang sempat mampir

Langit kelabu, tadinya hitam, sehitam bola mata di balik tirai jendela
syahdu deru hujan meneduhkan
burung-burung yang berpelukan di bawah dedaunan
kucing hitam putih yang saling menghangatkan di selasar tetangga

kemana suara petir? tadinya samar lalu menghilang
mengapa ia ada sesaat sebelum hujan?
lalu pergi ketika hujan mulai menari dengan riang
sepasang mata di balik tirai mulai berangan-angan

andai burung itu dirinya, ia bahkan rela kedinginan bersama nya
bisakah kucing itu adalah dirinya? berdekatan saling menghangatkan
atau bolehkah ia menjadi dedaunan yang tak perlu resah ketika hujan turun

tapi binar nya perlahan surut, mungkin tak lama lagi padam
sejak hujan turun di awal januari
saat angin membawa serta binar di sepasang mata di balik tirai jendela
ke sepasang  --mungkin pula berpasang-pasang mata-- lainnya entah dimana

(Mataram, 25/01-2018, ditulis sembari menatap hujan yang jatuh riang, sepasang kucing yang terlelap di teras tetangga. Allahumma shoyyiban nafi’an)



Share:

Featured Post

Tips Traveling Musim Hujan di Lombok

“There’s no such thing as bad weather, only unsuitable clothing” Indonesia memiliki dua musim yang kontras satu sama lainnya. Musim Huja...

Instagram @herjunotajie sini

Blog Archive