Recent Post

Oct 7, 2017

Nusa Tenggara Barat khususnya Pulau Lombok memiliki aneka macam kuliner khas yang menarik. Dari beberapa yang saya temua, semua enak dan menarik. Sebut saja Ares, Bebalung, Cerorot, Sate Rembige, Sate Pusut, Sate Tanjung dan lainnya. Semua khas dan enak. Tetapi menurut Lembaga Pengembangan Bisnis di Lombok kuliner Lombok saat ini masih kurang pmendapat perhatian tidak seperti kerajinan tangan dan aneka kain. Jadi meski ada beberapa lokasi kuliner di Lombok tetapi hanya dikuasai oleh beberapa pihak saja dan tidak merata. Maka Kuliner Lombok ini di jadikanlah Sektor unggulan oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) di LPB Mataram.

Apa itu YDBA?

YDBA adalah yayasan yang didirikan oleh pendiri Astra, William Soeryadjaya pada tahun 1980 dengan filosofi Berikan Kail Bukan Ikan. YDBA didirikan sebagai komitmen Astra untuk berperan serta secara aktif dalam membangun bangsa, seperti yang diamanatkan dalam butir Pertama Filosofi Astra, Catur Dharma yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. YDBA menjalankan program tanggung jawab sosial Astra dengan fokus pada pembinaan UMKM yang meliputi UMKM manufaktur, baik terkait value chain bisnis Astra, maupun yang tidak terkait, bengkel umum roda empat dan roda dua, pengrajin dan petani. Berlandaskan Value-nya, yaitu Compassionate, Adaptiv, Responsible, dan Excellent, YDBA memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM untuk naik kelas dan mencapai kemandiriannya. Pelatihan dan pendampingan akan dilakukan melalui cabang Lembaga Pengembangan Bisnis yang sudah ada di 16 daerah di seluruh Indonesia. YDBA juga mengembangkan sektor unggulan untuk mengembangkan komunitas UMKM yang menonjol secara ekonomi dengan harapan komunitas tersebut dapat melakukan usaha dengan berkelanjutan. Kerennya, hingga Juni 2017, YDBA memberikan pembinaan kepada 10.112 UMKM. Untuk pemuda putus sekolah., YDBA telah melatih 701 pemuda putus sekolah menjadi mekanik. YDBA secara tidak langsung juga telah menciptakan lapangan pekerjaan melalui UMKM yang dibinanya. 

Catering Bu Kus

Jum'at (6/10) saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi salah satu UKM binaan YDBA Astra dan sekaligus mengikuti Kick Off Sektor Unggulan di LPB Mataram. Pagi-pagi saya sudah nangkring di LPB Mataram bersama teman-teman blogger yang akan "tour" langsung ke dapur dan gudang salah satu UKM binaan YBDA Astra; Katering Bu Kus!

Adalah ibu Wagini, seorang wanita paruh baya lulusan fakultas Hukum yang sempat menjadi seorang pengacara lalu memilih jalur pekerjaan lain sebagai wirausahawan. Beliau memilih menjadi penjual nasi rawon di car freeday jalan Udayana Mataram setiap hari minggu. Bermodal Rp. 200k ibu Wagini memulai kulinernya. Siapa sangka hasil tangannya diminati banyak orang dan bahkan ada yang menawarkan pesanan dalam jumlah banyak untuk makan siang sekantor. Dengan modal semangat dan keteguhan hati ibu Wagini mengiyakan. Selanjutnya ibu Wagini terkenal sebagai pemilik catering Ibu Kus yang kemudian berkembang pesat setelah mendapat pendampingan dari YDBA. Untuk memantapkan posisi bisnis cateringnya, ibu Wagini mengikuti pelatihan di Surabaya bahkan pernah mengikuti pelatihan di Jepang dan di Thailand. Hal itu yang mengubah mind set dan cara ibu wagini menata dan mengorganisir cateringnya. 

Penghargaan catering Bu Kus

Stok Bahan Catering bu Kus

Owner Catering Bu Kus yang inspiratif

Kartu Stock Manual yg akan segera di upgrade ke sistem

Saat ini meski sudah besar, Usaha Katering ibu Kus terus berinovasi dan mencari apa yang bisa dilakukan untuk membuat catering ibu kus tetap menjadi teratas. Berkat pendampingan di YDBA ibu Wagini benar-benar total mengorganisir karetingnya secara detail, ada SOP untuk bumbu, bahan mentah, peralatan masak dan makan, hingga turun langsung ke gedung acara yang memakai cateringnya untuk memastikan bahwa pelayanan dan suguhannya tidak membosankan dan "disikat" para tamu. Setelah itu beliau akan mengevaluasi untuk kemudian ditindaklanjuti sehingga pelayanan selanjutnya lebih baik dan memuaskan. Alhamdulillah pelanggan Catering Ibu Kus sudah sangat banyak dari lokal sampai orang luar daerah yang mengadakan event di Lombok. Bahkan jika harus mendadak Katering Ibu Kus selalu siap sedia karena semua sudah diatur sedemikian rupa agar dalam keadaan pesanan mendadak tetap bisa dilayani dengan baik.

Setelah mendengar cerita ibu Wagini dan mutar-mutar di dapur dan gudangnya kami disuguhi prasmanan dari catering ibu Kus yang memang enak, segar, higienis dan tertata dengan rapi. Jadi wajar jika Katering ibu Kus ini mendapatkan banyak sekali penghargaan setiap tahunnya. Memang benar, usaha tak akan mengkhianati hasil dan keberhasilan itu hanya akan datang kepada orang-orang yang berusaha dengan kuat dan hati yang teguh meski berkali-kali jatuh dan dan melawan gengsi. 

Kick Off Sektor Unggulan UKM Kuliner

Kelar jalan-jalan ke UKM binaan YDBA, kami break sholat Jum'at kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan penjelasaan Bapak Hendry C. Wijdjaja tentang Yayasan Dharma Bakti Astra di aula LBP Mataram yang dihadiri sekitar 20an pengusaha UKM, 12 blogger dan beberapa orang awak media. 

Pak Hendry sedang memaparkan tentang YDBA


Henry C. Widjaja memaparkan tentang kiprah Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) di seluruh Indonesia, ketua pengurus YDBA ini juga menyampaikan tentang kick off yang akan dilakuka. Launching ini merupakan gerakan bersama untuk bergerak dan berroduksi lebih besar sesuai standar. Hal ini merupakan dasar kuat dalam pengembangan UKM mengacu pada empat  prinsip yang digunakan, yaitu Kualitas yang baik, harga yang bersaing/murah, dan pengantaran yang tepat waktu.

Pada kesempatan ini selain meluncurkan program sektor unggulan di Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Mataram, Nusa Tenggara Barat Hendry C Widjaja juga menandatangi nota kesepakatan bersama Koordinator LBP Mataram serta perwakilan UMKM, nota kesepakatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk mengembangkan UMKM Kuliner di Mataram dan Sekitarnya dimana sektor Unggulan ini melibatkan 35 UKM yang bergerak di bidang kuliner seperti katering, rumah makan, hingga makanan siap saji. Nantinya, dalam kegiatannya, program pembinaan yang dilakukan akan berupaya untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, produktifitas, standarisasi mutu hasil dan memperluas jangkauan pemasaran produk. Di harapkan UKM kuliner di Matara bisa termotivasi untuk "naik kelas" dan "awet" dalam menjalankan bisnisnya. Sehingga UKM anggota komunitas sektor unggulan bisa menjadi UKM Mandiri, yaitu UKM yang memiliki bisnis yang berkelanjutan.

Koordinator LPB menandatangi nota kesepakatan

Pak Hendry Wijaya juga membubuhkan tanda tangan di Nota Kesepakatan

Blogger Team with Pak Hendry, Pimpinan YBDA Astra 


0

Sep 25, 2017

Salah satu tujuan kita mengantar anak ke sekolah adalah untuk melatih anak-anak hidup mandiri. Mengajarkan mereka menghadapi masalah sendiri dan berinteraksi dengan orang lain.
Memang, sebagai orang tua kita selalu ingin berada di samping mereka, melihat aksi mereka,  mengamati mereka dimana saja tapi keberadaan orang tua yang terus menerus di sampingnya bisa menjadi penghambat tujuan pendidikan di atas.  Akan sulit membuat anak belajar mandiri. Jangankan terus berada di samping mereka,  terus memikirkan keadaan mereka di sekolah pun bisa membuat mereka tidak tenang di sana. 
Berikan mereka kepercayaan,  percaya saja bahwa mereka baik-baik saja.  Berpikir dan beprasangka positive saja agar yang terjadi juga hal baik.  Ini namanya the law of attraction.  Kamu berprasangka baik mala kebaikan yang datang,  positive feeling istilahnya,  karena sejatinya seisi alam raya ini berkaitan. Berbuat jahat hasilny jelek,  berbuat baik hasilnya baik.  Berpikir buruk dan beprasangka buruk mendatangkan hal buruk,  berpikir dan berprasangka baik,  baik pula yang akan menghampiri.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’alaberfirman,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku” (Muttafaqun ‘alaih). Hadits ini mengajarkan bagaimana seorang muslim harus huznuzhon pada Allah dan memiliki sikap roja‘ (harap) pada-Nya.
Itulah mengapa berbagai macam cara dilakukan manusia untuk mendapatkan ketenangan jiwa,  mulai dari meditasi, itikaf,  yoga,  merenung,  menyendiri,  dan sebagainya tujuannya adalah menaklukan bagian di dalam diri yang masih berprasangka buruk dan berpikiran negatif.
Dalam mendidik anak-anak positive feeling jelas sangat kita butuhkan.  Hanya hati yang selalu memperhatikan dan tenang yang bisa menyentuh hati anak - anak.  Anak-anak adalah jiwa yang merdeka, tanpa beban dan prasangka.  Jika kita menghadapi mereka dengan cinta dan kasih sayang Allah akan memberikan Kita jalan untuk masuk ke hatinya,  mengubah pikirannya yang kelak akan selalu mereka bawa sebagai bekal dan kenangan hingga akhir hayat.  Kekuatan hati jauh lebih besar dari pikiran, itulah mengapa kita harus menaklukan hati sebelum pikiran dan anak-anak semunya berhati baik,  hanya karena mereka salah bertemu orang dewasa yang mendidik yang menyebabkan hati mereka pelan-pelan mengeras. 
Berikan anak-anak waktu untuk merasakan semua rasa yang penting dalam hidup ini (bahagia,  sedih,  kecewa,  marah) karena sejatinya mereka membutuhkan itu sebagai vaksin kehidupan yang kelak akan membuat mereka terbiasa menyikapi dengan bijak setiap keadaan...
Cukup katakan pada mereka,  aku mencintaimu sampai kapanpun dan seperti apapun kamu,  lakukan yang terbaik untuk hidupmu,  untuk Tuhanmu.. My love for you is unconditionally. Lalu biarkan mereka belajar bersama semesta.  Semesta akan menjaga mereka ketika jauh dari kita,  orang tuanya..
Kebaikan ada dimana-mana,  hanya hati yang memper-HATI-kan yang mampu merasakannya.
Selamat memulai pekan, semoga selalu bahagia..
(Ditulis setelah melihat wali murid yang datang ke sekolah untuk menyuapi anaknya yang duduk di kelas dua)

0

Sep 21, 2017

Ini pengalaman pertama saya menyaksikan fashion show yang perancang busananya adalah designer terkenal, Ria Miranda. Sosok ibu muda yang banyak menelurkan busana-busana keren terutama busana muslimah. Saya sering mendengar nama Ria Miranda dari istri saya yang memang salah satu penggemarnya. Dia sering memperlihatkan ke saya desain-desain dan busana-busana rancangan Ria Miranda yang menurut saya unik dan khas. Mungkin ini kode sih buat saya dari istri untuk.. ah sudahlah.

Malam Fashion on The Street saya benar-benar menyaksikan dengan kagum bagaimana kayanya Indonesia. Baru songketdari Lombok dan Bima saja sudah bisa menjadi busana-busana berkelas yang memukau dan sangat pantas untuk ditampilkan di paggung internasional. Ketika Songket bertemu tangan dingin desainer, songket tampil berkali-kali lipat berkelas dan elegan.


Masih dalam rangkaian event Bulan Pesona Lombok Sumbawa, Fashion on The Street berlangsung meriah di jalan utama kota Mataram, tepat di jalan raya persis di depan Kantor Gubernur dan Pendopo Gubernur Nusa Tenggara Barat. Acara fashion tak lazim ini menyedot banyak penonton, mulai dari warga, kalangan pejabat pemerintahan, hingga pengusaha, penggiat pariwisata, dan para pecinta mode. Tampak mereka sangat menikmati show para model yang berjalan di catwalk dengan sinaran lampu sorot yang spektakuler.

Hadir pula ibu Erica Zainul Majdi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB yang mengatakan bahwa Acara malam itu melibatkan seluruh organisasi perempuan se-NTB, juga melibatkan banyak desainer seperti, Ada Ria Miranda, Irna Mutiara, Daeng Epoel, Ida Rohida dan Farida, serta lebih dari 15 desainer lokal lainnya. Benar saja, ada sekitar 100 karya desainer lokal yang diperagakan ibu ibu dari organisasi perempuan NTB, juga melibatkan model-model professional. 

Jika melihat Fashion On The Street 2017 ini, rasanya kurang lengkap tanpa adanya kain dari Sumbawa. Ibu Erica pun menyinggung hal ini dan mengatakan untuk tahun depan Fashion The Street akan memfokuskan desainnya pada Kain SOngket Sumbawa yang disebut Kre Alang. 

Berikut foto-foto Fashion on The Street Lombok Sumbawa 2017





0

Berbagai event bertajuk sport tourism telah digelar pada 2017 ini. Eksotisme alam Lombok telah membius jutaan wisatawan pada setiap tahunnya. Peningkatan jumlah wisatawan dari tahun ke tahun membuat Lombok kian populer. Meskipun pasar utama wisatawan di Lombok adalah MICE namun tidak menutup kemungkinan berbagai segmen lain seperti muslim friendly tourism maupun pengembangan sport tourism 

Berbagai event olah raga kelas dunia telah sukses dilaksanakan pada 2017. Diawali dengan Tour De Lombok yang menawarkan 3 etape dan 1 fun ride pada awal tahun semakin menarik para pemburu sport tourism untuk datang ke Lombok. Bahkan etape 3 yang memiliki rute terpanjang yaitu 168 km dengan start poin di Mandalika dan finish di Sembalun semakin menantang untuk di ikuti 

Tour de Lombok ini telah disertifikasi oleh UCI dengan 2.0 sehingga standarisasi pelaksanaan evwnt ini telah dilegalisasi dan terstandarisasi sebagai international event.

Mekaki marathon yang dilaksanakan oleh Lombok Barat juga menjadi catatan maraton tersukses pada awal 2017. Ribuan pelari dan dukungan sponsor serta keikutsertaan artia ibu kota menjadi daya magnet pada Mekaki marathon. Lombok barat khususnya mekaki dan sekotong memiliki track yang indah dan memukau peserta 

Rinjani 100 tidak kalah sukses. Pelari tidak hanya berasal dari dalam negri namun dari belasan negara datang unutk berlari di Rinjani. Pada event Pesona Tambora bahkan dilaksanakan event lari dengan rute 100k dan tetap saja banyak peserta yang mengikuti kejuaraan lari yang diadakan oleh Dinas pariwisata atas dukungan harian Kompas ini 



Tahun 2017 adalah sejarah bagi lombok dalam pelaksanaan Grand Fondo New York ( GFNY) Asian Championship. Lombok dinilai berhasil pada 2016 dalam pelaksanaan GFNY Indoneaia dan tahun ini naik tingkat dalam Asian Championship. 800 peserta berhasil mengikuti balap sepeda kenamaan ini dengan terbagi menjadi 2 etape 80km dan 165km. Banyak peserta yang gagal fokus pada pemandangan disepanjang rute perlimbaan. Bahkan banyak yang sengaja berhenti untuk berfoto dan melupakan sejenak wakyu yang terus berjalan 

Bagaimana dengan triatlon ? Banyak pihak yang telah membicarakan bagaimana jika menggelar triatlon di Lombok. Jika dilihat dari sarana dan orasarana serta menakar minat pada cabang sport tourism yang lain maka sudah selayaknya event ini juga dapat digelar di Lombok. Bahkan bukan hanya triatlot surf festival pun mekiliki potenai untul dikembangkan. Sebagai catatan, tahun ini juga terdapat international kite festival yang berlangsung di Kaliantan Lombok Timur

Dukungan akses penerbangan langsung dan perkembangan service wisata di Lombok menjadi modal kuat dalam pengembangan sport tourism. Bahkan kondisi jalan di Lombok ini memiliki landscape yang special serta dalam kondisi yang sangat baik

Sport tourism telah memiliki pangsa pasar yang menjanjikan. Hampir separoh provinsi di Indonesia mengembangkan aport tourism. Sudah semestinya Lombok berani dan menjadi pemain terdepan dalam menawarkan sport tourism. (Genpi Lombok Sumbawa)

0

Sep 18, 2017

Sejatinya kita semua adalah teman seperjuangan. Teman seperjuangan dengan misi mencari jalan lurus untuk kembali ke "rumah" asal Ayah kita; Adam. Banyak persimpangan yang membingungkan, yang membuyarkan sehingga kita sering tergoda dan mengikuti jalan yang salah. Teman seperjuangan, semoga kita selalu saling mengingatkan mana kala kita masuk terlalu jauh pada jalan yang salah, manakala kita terlalu nyaman pada jalan yang salah, semoga kita bisa selalu saling ingatkan untuk segera kembali ke jalan yang benar, jalan menuju "rumah" kita. Meski mendaki dan terjal, tapi jalan ini membawa kita ke atas... Dari atas sanalah kelak kita bisa melihat ke bawah, melihat jalan-jalan kehidupan yang pernah kita lalui, salah dan benar, baik dan buruk, kelak akan jelas terlihat disana...

Aku mau kita bersama-sama kelak disana, di "rumah" tempat Allah menempatkan dan memanjakan Ayah dan Ibu kita Adam dan Hawa..

Kamu mau kan?

0

Sep 6, 2017


Sampah. Entah karena apa, belakangan masalah sampah menjadi masalah yang benar-benar memperihatinkan di dunia khususnya di Indonesia. Kalau diperhatikan baik-baik memang beberapa faktor menjadi penyebab masalah sampah menjadi serius. Pertama, Pertambahan jumlah penduduk, kedua, semakin banyaknya makanan instan dengan kemasan plastik, ketiga, Habit manusia yang semakin kesini semakin merugikan lingkungan.

Sebenarnya masalah penduduk terus bertambah tidak akan menjadi pemicu masalah sampah menjadi parah JIKA semua memiliki habit yang baik dalam menyikapi sampah. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, kebiasaan mengkonsumsi makanan instan dalam kemasan, hingga pada kebiasaan membuang sampah tanpa memilah antara sampah organik dan non organik padahal ini sangat penting. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk kompos sementara sampah non organik bisa di daur ulang menjadi barang yang baru dan bernilai. Sayangnya masih butuh usaha keras untuk mengubah habit ini.

Beruntung saya mengenal mbk Aisyah Odist seorang yang mencintai lingkungan bukan hanya dengan kata-kata tetapi dengan sikap dan aksi nyata. Lewat mbk Aisyah dan Bank Sampah Mandiri NTB nya saya mengenal berbagai macam cara mengolah sampah, baik organik maupun non organik. Di tangan mbk Aisyah tak ada sampah yang tak berguna. Semua berguna bahkan bernilai jual tinggi. 

Sampah non organik (plastik, botol, dll) di olah menjadi beragam barang-barang seperti tas, dompet, pot, dan sebagainya. Saya akan membuat satu postingan lain untuk membahas sampah non organik di tangan mbk Aisyah, termasuk ide membuat Eco Brick yang menjadi solusi tepat untuk masalah sampah Plastik karena sekarang saya akan membahas dan membagi tips bagaimana mbk Aisyah mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Takakura yang amat baik untuk semua tanaman.

Sebelumnya kenalan dulu dengan kompos Takakura tersebut. Jadi, Apa itu Kompos Takakura?

Teknik pengomposan takakura adalah salah satu teknik yang digunakan untuk membuat pupuk kompos yang dikhususkan dari hasil limbah dapur seperti sisa sayur sayuran hijau dari dapur. Teknik pembuatan kompos takakura ini pertama kali dikenalkan oleh seseorang berkebangsaan jepang yang bernama Mr. takakura. Awalnya Mr. takakura sedang mencari cari jalan keluar terhadap menumpuknya sampah sampah organik yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, hanya dibuang dan menggunung di tempat pembuangan sampah akhir, sampai pada akhirnya timbul lah sebuah ide untuk memanfaatkan sampah dari limbah rumah tangga tersebut untuk dijadikan pupuk kompos organik.


Secara sederhana membuat kompos Takakura adalah kita "memelihara" bakteri pengurai yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mengurai sampah organik dengan cepat, higienis dan ramah lingkungan. 

Kompos Takakura bisa menjadi solusi tepat untuk masalah sampah organik, karena keganasan bakterinya bisa dengan cepat mengurai sampah organik menjadi kompos yang sangat baik untuk segala jenis tanaman. Bayangkan jika semua orang mengolah sampahnya dengan metode Takakura, masalah sampah yang selama ini memusingkan bisa menemukan solusinya dan sekaligus menjadi pilihan pupuk kompos ramah lingkungan dan bermutu bagi para pecinta tanaman. 

Satu hal penting yang harus diingat jika ingin mengolah sampah menjadi kompos Takakura adalah pilah dan pisahkan tempat untuk sampah organik (sampah dapur seperti sayur, buah, ikan, ayam, dll) dan sampah non organik (plastik dll) supaya lebih mudah ketika kita ingin mengolah keduanya.

Nah di bawah ini saya sediakan tiga video turorial Cara Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Takakura. Video sederhana ini saya buat langsung di Bank Sampah Mandiri NTB bersama mbk Aisyah dan teamnya beberapa waktu lalu. Semoga bermanfaat dan semoga masalah sampah di Indonesia dapat teratasi dengan cara ini. Sudah waktunya mengubah sampah menjadi berkah...



Part 1



Part 2



Part 3

2

Aug 19, 2017


Event Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 telah resmi dibuka secara langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) hari ini 18 Agustus 2017 ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq. 

Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 menyuguhkan kolaborasi seni tradisional dan modern yang bisa dinikmati di sejumlah tempat wisata. Festival dilaksanakan selama satu bulan penuh dari tanggal 18 Agustus 2017 hingga 16 September 2017.



Sebanyak 28 acara utama dan 39 rangkaian acara disiapkan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk para wisatawan yang datang berkunjung. Lombok Sumbawa Carnival menjadi event pertama sebagai pembuka BPLS tahun ini. Lombok Sumbawa Carnival merupakan Opening Ceremony Bulan Pesona Lombok Sumbawa dengan rangkaian kegiatan di tanggal 18 Agustus ini antara lain : Kontest Gendang Beleq, Lombok Sumbawa Village Culture Festival, Musikal Daerah dan Fashion Street. Acara berlangsung dari pukul 15.00 Wita dan dihadiri oleh Gubernur NTB, Wakil GUbernur, dan Para Pejabat tinggi lainnya. 


Saya dan teman-teman Genpi Lombok Sumbawa berkesempatan meliput acara yang penuh warna budaya ini. Menyaksikan acara ini membuat hati bergemuruh bangga dan terharu. Bagaimana tidak, ada banyak sekali ragam budaya di NTB, ada banyak sekali atraksi menarik, NTB kaya dengan segala perbedaa yang ada. Perbedaan yang membuat kebersamaan menjadi penuh warna-warna indah. Mari kita jaga warna kita, kita jaga kerukunan dan kedamaian kita. Ini adalah aset penting kita sebagai NTB, sebagai Indonesia.



Berikut ini foto-foto Opening BPLS sekaligus Lombok Sumbawa Carnival :





























2

Jul 24, 2017


Kadang saya merasa sedih, jengkel namun kadang merasa tergelitik juga ketika ada orang yang selalu berusaha "mengalahkan" orang lain dalam setiap sikapnya. Menekan dan mengintimidasi orang lain. Orang yang selalu ingin orang lain terlihat salah, bodoh, rendah, kuper, dan sebagainya. Nampaknya mereka sangat menikmati ketika orang yang ada di depannya tertunduk, kalah, malu dan bahkan meski sudah jelas seseorang terlihat kalah dan malu tetap saja bertubi-tubi di cecar dengan kata-kata intimidasi.

Buat saya org semacam itu adalah oranhg yang tidak bahagia sekalipun di depannya benar orang adalah bodoh, kuper, bersalah, atau hal tidak baik lainnya...


Saya sendiri bahkan tidak tega men-skak orang lain sekalipun saya bisa dan punya kesempatan besar untuk melakukannya. Meskipun saya benar dan seseorang di depan saya jelas-jelas telah keliru atau telah melakukan kesalahan walaupun bukan kesalahan besar. Kenapa? Karena saya sadar kita manusia, tempat segala khilaf dan salah. Ada saatnya kita benar karena memiliki ilmunya, ada saatnya seorang tidak faham karena belum memiliki ilmunya. Hanya masalah waktu dan kemauan untuk belajar. Hanya masalah siapa yang lebih dulu belajar. Tak ada yang salah dengan melakukan kesalahan dan kekeliruan selama orang yang melakukan benar-benar tidak tahu dan mau minta maaf dan belajar lagi. Kesalahan odan kekurangan orang lain bukan lantas menjadi ladang bully. Itu sangat tidak keren!

Tolong, berhentilah berpuas diri melihat orangg lain di "skakmat". Itu adalah bullying. Kalian tidak tau bagaimana rasanya hidup dengan rasa percaya diri yant telah mati. Parahnya ini terjadi sejak usia dini. Menururn dari kebiasaan yang dilakukan dalam keluarga. Karena didikan keras untuk berkompetisi tapi melupakan didikan untuk bekerjasama, saling merangkul, saling menghibur, saling membesarkan hati...

Percayalah, mereka yang seperti itu amat sulit menemukan bahagia.

Ketika orang yang melakukan hal yang membuatmu kesal dan marah, terlebh dulu lah mencari tahu mengapa ia bisa melakukan hal itu. Bisa jadi ia memang tidak sengaja, bisa jadi ia ada masalah atau ada faktor ketidak sengajaan lainnya. Maka janganlah marah. Janganlah mengintimidasi. Ingatlah pesan Rasulullah SAW :

La taghdob wa lakal jannah, jangan marah bagimu syurga..”

#StopBullying 
3


Halo genks! Apa kabar? 
Belakangan ini rame banget tempat-teman makan yang unik dan enak. Bisa dibilang hampir semua unik konsepnya walaupun rasa dan engagement nya belum tentu enak. Banyak tempat makan menawarkan konsep kekinian seperti konsep ruangan retro, vintage, shabby chick, arabian, pedesaan, dan sebagainya. DI Kota Mataram - Lombok juga tak kalah menjamurnya. Anak-anak muda dan penggila kuliner punya buanyak sekali pilihan tempat untuk didatangi. 

Saya sendiri adalah orang yang kalau udah suka dan nyaman dengan suatu tempat makan maka akan terus menerus kesana, semacam ga mau rugi nyobain tempat baru. Takutnya gak seenak tempat langganan. Saya kalau lagi pengen makan di luar paling ke Nasi Padang (buat saya nasi padang itu salah satu keaiaiban dunia hahaha), Nasi Puyung D'rice, Ayam Supermen Kebalen, Sate Rembige, atau Ayam Rarang. Kadang juga ke Lesehan Sekarbela. Kenapa gak ke ayam bakar Taliwang? karena ayam bakar taliwang udah mainstream dan bisa bikin sendiri di rumah, ayamnya yang udah dibakar bisa beli di pasar dengan harga murah, terus bikin sambal sendiri di rumah. tempat-tempat makan yang saya sebutkan di atas itu punya daya tarik tersendiri buat saya, semuanya karena sambalnya yang enak! FYI, saya penyuka sambal yang gak pedes-pedes amat, yang ada manis-manisnya gitu.

Terus Sate Taichan? 

Jadi selama bulan Ramadhan kemarin (1438 H), ketika saya dan teman-teman GenPI (Generasi Pesona Indonesia) piket di Media Center event Pesona Khazanah Ramadhan di Lombok mas Rizki dari Eevent Organizer Sama Sisi beberapa kali menyediakan sate Taichan untuk menu berbuka di venue Media Center yang berada tepat di halaman Islamic Center NTB. Saat itu saya asal makan aja, dan suka banget tanpa menanyakan ini namanya apa dan beli dimana. Sampai rumah baru kepikiran rasanya. masih kebawa aja rasa sambalnya yang tidak pedas. Akhirnya nanya via WA dan ternyata lokasinya di Jalan Bung Karno  di depan Pemadam Kebakaran yang berada di samping Aston Inn. Sejak saat itu saya punya niat untuk coba lagi tapi gagal-gagal mulu. Sampai akhirnya tadi sore (24/07) istriku minta diajak makan sate Taichan juga. Maka jalan-jalan sore kali ini menuju sate Taichan Mas Bewok.





Tidak sulit menemukan tempatnya, karena berada dekat dengan spot-spot famous di Kota Mataram, seperti Bundaran Taruna Dedara di Utaranya, Pemadam Kebakaran di timurnya, lampu merah perempatan Bung Karno - Catur Warga di Selatannya. Tempatnya juga cozy dan instagamable banget. Gak luas tapi nyaman karena rapi dan bersih. Dapurnya berbentung balok persegi panjang menyerupai box kontainer. Laounge nya berkonsep vingate gitu figura-figura dan gambarnya. Lokasi yang berada di pinggir jalan memungkin kita duduk-duduk sambil menikmati hijaunya pepohonan di pinggir jalan bung Karno.

Btw, udah pada tahu apa itu Sate Taichan belum? 

Sate Taichan itu lagi terkenal banget dimana-mana. Sejak bang Amir di Senayan, sejak si bule Jepang meminta sate tanpa bumbu apapun. Sate Taichan adalah sate ayam yang dibakar tanpa bumbu apapun. Murni daging ayam doank, setelah matang baru di makan pake bumbu sambal, kalau si bule jepang makannya pake garam dan jeruk nipis doang. Di Sate Taichan Mas Bewok Lombok sate Taichannya punya dua versi sambal, Pedas dan Gak Pedas. Versi sambal pedas itu pedes banget genks! Nyentuh pertama kali ke lidah aja langsung berubah warna muka saya, langusng keringetan. Quin bilang kumis ayah jadi ijo katanya hahaha apaan dah! Nah versi gak pedesnya lebih ramah di lidah, bisa makan sambil geol-geol lidah gitu. Anak-anak suka banget yang gak pedes. Sampe gak mau bagi-bagi sama ayahnya yang kepedesan. 





Selain Sate Taichan ada juga Ayam Geprek yang juga menggoda lidah sayangnya tadi keburu magrib dan kita udah kenyang banget. Jadi gak pesan ayam geprek, tapi udah pernah nyoba sih waktu puasa kemarin. Serius enak! Ada juga Kopi triple five yang menurut saya cukup mantap dan ramah di lambung (karena sampe saat saya tulis ini saya tidak kembung). 

Overall, sate taichan adalah sate terenak ketiga di lidah saya setelah Sate Rembige dan Sate Ikan Tanjung. Belum ada yang mengalahkan enaknya sate Rembige.





1

Berkicau

Community