Oct 31, 2010

Berinternet Dengan "Sadar"

Aku tak akan pernah lupa, tahun 2004 akhir, saat aku masih kelas dua SMA. Sekolahku menjadi sekolah negeri pertama di propinsiku yang memiliki laboratorium internet. Persiapan untuk menjadi sekolah berstandar Internasional kata kepala sekolahku. Saat itu aku tak begitu tahu apa itu internet namun yang jelas aku sangat ingin mengenalnya. Maka dengan berbekal percaya diri aku mengutarakan keinginanku belajar internet pada pak Darmin guru bahasa Inggris sekaligus tutor les komputer di sekolah setiap sore.

Dengan sabar Pak Darmin menjelaskan apa itu internet dan fungsinya apa saja misalnya untuk pengiriman file lewat email, download lagu, jejaring sosial (saat itu belum populer) dan sebagainya. Maka beberapa saat kemudian aku telah memiliki sebuah surat elektronik sebagai awal perkenalanku pada dunia maya. Aku senang bukan main. Ku pamerkan alamat emailku -yang sebenarnya aku sendiri belum fasih akan fungsinya- pada teman-teman kelasku. Beberapa orang memang tertarik selebihnya hanya memandangku dengan tatapan yang seolah-olah mengatakan "gak penting banget!" Hm.. aku tetap bangga. diantara teman Genk-ku aku yang lebih dulu memiliki email. Ku paksa mereka untuk juga memiliki email, bahkan ku ikhlaskan diri membuatkan mereka email, yang penting teman-temaku juga punya email sepertiku, pikirku.

Hari berganti hari, aku naik kelas Tiga SMA. Aku dan teman-temanku sudah benar-benar menikmati dunia maya ini. Meski pada saat itu kami hanya senang berburu wallpaper Artis favorit atau tokoh-tokoh game. Lalu entah dari info dari mana aku mulai mengenal friendster kemudian menikmati jejaring sosial itu. Teman-temanku tak boleh ketinggalan, ku kenalkan mereka juga. Tapi sebagian mereka tak begitu antusias pada situs pertemanan itu. Kami lulus SMA dan mulai berpisah. Saling bertukar kabar hanya dengan satu dua orang saja yang memiliki akun friendster. Ahh kalau saja dulu mereka mau kubuatkan akun friendster.

Itu adalah cerita perkenalanku dengan Internet. Lalu seterusnya aku semakin keranjingan dan betah berlama-lama berada di dunia baru ini. Gejolak usia remajaku saat itu selalu mendorongku untuk ingin tahu segala isi dunia maya. Termasuk situs porno tentu saja. Tak ada yang mengawasi, tak ada aturan, aku menuruti kemauanku untuk melihat gambar-gambar dan video-video yang tak seharusnya ku lihat yang ujung-ujungnya membuatku berurusan dengan "tangan sendiri" :). Semakin lama semakin sulit aku lepas dari jerat situs porno itu. Padahal keinginan untuk tak lagi mengujunginya selalu ada. Tapi juga selalu kalah!. Itulah manusia, terlebih lagi anak muda sepertiku.

Lalu pada suatu hari, saat aku jenuh dengan situ-situs porno barat itu. Ku ketik keyword "unik" di kolom search google. Maka muncullah berbagai macam gambar unik dan aneh. Aku tertarik pada gambar sarang Lebah yang bertuliskan Allah. Gambar itu membawaku ke situs dudung.net sebuah situs islami yang semua isinya tentang islam dan remaja muslim. Aku membaca artikel demi artikel di website itu dan di sanalah aku menemukan kembali kesadaranku yang telah terkikis oleh situs-situs porno selama ini. Artikel-artikel remaja islami yang membahas masalah-masalah remaja dan masalah yang sedang in saat itu. Aku terharu dan menangis sendiri di depan layar monitor, membayangkan betapa selama ini aku telah terjebak. Puncaknya, ku buka artikel tentang penemuan Suara Jeritan dari neraka yang di rekam oleh penambang di Rusia. Aku bergetar hebat. Luruh jiwahku dalam perasaan sesal dan takut. Hatikupun berkata, tak akan lagi aku terjebak oleh situs murahan itu dan alhamdulillah aku behasil.

Mungkin aku hanya salah satu dari jutaan remaja negeri ini yang menjadi penikmat situs-situs terlarang semacam itu. Namun alhamdulillah aku bisa lepas berkat internet juga. Tapi entah masih ada berapa remaja yang tak bisa lepas dan terus saja merusak masa depannya dengan mengkonsumsi video-video porno seperti itu. Aku cukup senang saat beberapa saat lalu pemerintah mengumumkan akan menyaring situs-situs porno yang beredar, tapi setelah ku cek rupanya hanya situs dalam negeri yang berhasil disaring sementara situs porno luar negeri lebih canggih dalam menyediakan "jebakan"nya. Ada apa dengan semua ini? Undang-undang porno aksi dan pornografi sudah di sahkan tapi internet tetap merupakan sarana terbaik bagi pada pengunggah dan pengunduh video porno. Ah... sepertinya hal seperti itu akan tetap ada dan akan menjadi ujian bagi para pengguna internet. Aku jadi ingat seorang kawanku di Majlis Taklim, ia tak mau punya email, FS, FB, Blog dsb hanya karena takut pada situs-situs porno. Katanya gambar-gambar semacam itu selalu menghiasi screen meski tak diinginkan. Hahaha... Aku hanya tertawa, lalu ku jelaskan dengan mudah dan santai. Hasilnya dia bilang "Aku pakai pos aja deh kalo mau kirim surat"

Lepas dari semua hal-hal negatif itu. Internet memiliki andil yang sangat besar dalam memudahkan kehidupan sehari-hari. Dari dunia pendidikan, Komunikasi, sampai dunia perniagaan internet menjadi solusi yang tepat. Mencari refrensi-refrensi untuk menulis novel misalnya. JIka kita ingin menulis novel dengans etting Francis tak perlu kita harus merasakan berada di prancis karena kita bisa mendapatkan semua info tentang Prancis di Internet lewat seacrh Engine-nya. Kemudian untuk mempromosikan barang-barang, di facebook dan blog adalah pilihan tempat yang bagus untuk promosi. Teman-teman anda di Facebook atau blog bisa membeli barang secara online dan gampang tanpa perlu berjalan jauh atau mendatangi sebuah toko dan membawa pulang barang dengan susah payah. Cukup memesan, mentransfer pembayaran via Bank, dan barang aka datang ke alamat kita. Simple bukan? Tapi Harus tetap hati-hati karena tak semua manusia di dunia ini baik. Akan selalu ada namanya penipu dan penjahat. Tak ketinggalan juga di dunia maya. Be carefull aja memilih toko online untuk berbelanja.

Well, sepertinya sudah terlalu panjang ngalur-ngidulnya nih tentang internet. Kesimpulannya Internet seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Internet bisa jadi jebakan menuju kehancuran moral diri dan sebaliknya bisa jadi penunjang kesuksesan dalam pendidikan, bisnis dan kehidupan. Semua tergantung dari bagaimana cara si penggguna memakainya saja. Apakah untuk merusak atau membangun, Yang membangun salah satu contohnya seperti ikutan Lomba Blog daln lain-lain :). Silahkan pilih, kawan!.
Comments
19 Comments

19 comments:

  1. Internet tempat jualanku....
    ayo beli..beli beli...
    barang-barang murah dan bagusss tentunya.
    just klik http://peebeeshop.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Hahahaha...
    Yah...sudah selayaknya manusia bisa bedakan mana yg baik dan buruk.
    boleh nih di cek jualannya.

    ReplyDelete
  3. Posting yang sangat menarik...
    apid sangat menyukai tulisan ini...

    internet,...
    klo buatku sih, mungkin internet itu sudah menjadi bagian dari diriku... karena memang disitu tempatku,... smua bisa aq lakuin disitu...
    mau blanja OL, game OL, curhat, Ngerjain orang, bobol password orang(masa lalu), banyak deh,..
    pokoknya mantap,... hahahaha,...

    ReplyDelete
  4. thanks pid...
    bersyukur banget jadi anak buah pak darmin...

    ReplyDelete
  5. hmm,,,q udah lupa pertama kenal internet,,,keknya pertama nyari tugas kul deh coz lo ga knal internet katroklah hahaha,,,,ngrim tugas ato nyri materi tgas lewat internet

    ReplyDelete
  6. hahahaha......
    dan sekarang ketagihan kan? hmmmm

    ReplyDelete
  7. Wakakakkkaa........
    postingannya keren.
    lucu tapi penuh makna dan pesan.
    tetep nulis ya bray!

    ReplyDelete
  8. Penipuan lewat internet.
    Pembajakan karya musisi lewat internet.
    fitnah lewat internet.
    hadehhh internet..

    tapi banyak juga hal positif yang terjadi karena internet.

    ReplyDelete
  9. @Nani:Thanks ya bu...:)

    @boy89: yups..seperti dua sisi mata uanglah kawan... tergantung pemakainya aja.

    ReplyDelete
  10. @LFH: thanka kawan dah berkunjung n comment..

    ReplyDelete
  11. wah sru2 kak...............
    alhmdllh y kak................
    good job................
    met brkrya!!!!!!!!!
    dtnggu kry slnjtnya..........

    ReplyDelete
  12. Ya Ya Ya.. Kita memang harus berinternet dengan "sadar" ..
    jangan ngelindur, nanti salah klik, bisa klik dan ketik bisa nyasar enteh kemana..

    "sadar" seperti pelangi yang sadar bahwa dirinya begitu indah saat menampakkan diri ke bumi..

    Mari Lanjutkan Perjuangan Kita

    Maju Terus Pantang Mundur !!!

    Salam

    awie84

    ReplyDelete
  13. Hahaha, berinternet musti sadar..
    kalau ga sadar, ntar salah belok, trus jadi dampak negatif.. padahal internet itu banyak manfaatnya..

    oke, nice,
    terus menulis! :DD

    ReplyDelete
  14. @aninomous : hahaha ini siapa ya??? makasi dah berkunjung n comment :)

    @Awie: wah..makasi banget bro dh berkunjung... bener banget itu...
    semangat!!!

    @siomay: okay...thanks ya... sadar...sadar...hahaha

    ReplyDelete
  15. keren...keren...sukses ya bro....

    ReplyDelete
  16. @dhani: sama-sama dhan.. thanks udah comment..

    ReplyDelete
  17. Terus nulis mas.
    bakat nulisnya baguss..
    Materi nulisnya juga bagus..ringan tapi berisi.
    lanjutkan!

    Riska

    ReplyDelete

Berkicau

Community