Jan 3, 2011

Seperti Itulah Cinta

Tak ada pendapat yang sama tentang cinta. Dari dahulu kala cinta masih keuhkeuh dengan ke-misteriusannya. Tak ada manusia yang bisa menebak kepada siapa dia akan melabuhkan cintanya. Kisah tergila dan tragis kebanyakan berawal dari cinta yang menggila. Cinta yang buta. Cinta yang menguasai.

Siapakah target kamu jatuh cinta saat ini? boleh jadi saat pertama kali melihat pria/wanita yang kamu idolakan, kamu menyatakan bahwa kamu jatuh cinta padanya. Lalu apakah itu benar? sayangnya untuk sesaat itu belum benar. Cobalah satu langkah lagi. Siapa tahu itu hanya dorongan nafsu semata. Kenali target anda sedikit lebih dekat. cek seperti apakah karakternya, sifatnya dan hal-hal kecil yang akan berdampak besar pada hatimu. Akan tiga hasil. Pertama kamu akan semakin mencintainya ketika mengetahui bahwa targetmu benar-benar memiliki karakter yang membuat nyaman dirimu dan sebaliknya kamu akan mengurungkan niatmu, menarik kembali ucapan hatimu bahwa kamu jatuh cinta lalu pergi karena karakternya tak membuatmu nyaman meski fisik amat sangat menawan. Ketiga, Karena obsesimu kamu akan tetap berusaha menaklukkannya meski sebenarnya sifatnya tak sesuai dengan maumu. Mungkin ini yang dinamakan cinta gila.

Kamu pasti pernah melihat ada pasangan yang (maaf) menurut pandangan mata biasa (segi fisik) sangat tak sepadan / tidak cocok. Si wanita terlampau cantik untuk sang pria yang bisa dibilang tidak tersentuh sinyal ganteng sekalipun. Tapi kenyataannya mereka begitu harmonis dan saling mencintai dengan penuh luapan emosi.

Ada yang salah?? tak ada yang salah pada mereka. itulah cinta. Fisik bukanlah standar atau patokan untuk sebuah cinta. Cinta adalah urusan hati. Kepada siapa aku atau kamu akan jatuh cinta tak akan ada yang tau. Cinta itu datang oleh sentuhan dari hati yang akan jatuh ke hati juga. Ketika itulah logika mulai tak dinomor duakan. Rupa tak lagi menjadi masalah. kekayaan tak lagi jadi penghalang, bahkan umur tak akan mampu menghalangi. itulah cinta. Sekali lagi cinta urusan hati. Hati punya laku tersendiri untuk menemukan pilihannya. Lalu munculllah istilah The Beauty and The beast. perempuan jelita dengan lelaki "tak tampan" yang ternyata memiliki hati emas. Menyayangi dengan penuh cinta. tulus ikhlas.

Pernahkah kalian mendengar ada wanita matre yang ingin memperdaya lelaki "tak tampan" dengan berpura-pura mencintainya?? Semakin dekat si wanita dengan si lelaki semakin berubah niatnya.. bagaimana tidak, si lelaki begitu lembut memperlakukannya, bukan dengan hartanya, bukan dengan mobilnya, bukan dengan uangnya yang banyak tapi dengan hatinya, dengan cinta tulusnya.. ia memberikan sesuatu yang tak akan bisa didapatkan wanita itu meski ia menguasai seluruh harta sang lelaki. Maka mulai saat itu, ia sendiri tak mengerti mengapa ia tak bisa untuk meneruskan misinya. Hatinya mulai benar-benar mencintai lelaki itu. Tulus seperti tulusnya cinta lelaki itu padanya.

Seperti itulah cinta. Maka berdoalah sahabat agar Allah yang Maha Menguasai Hati melabuhkan hati kita pada pasangan yang tepat, pada pasangan yang baik akhlaknya dan rupanya. Doalah kekuatan kita.

"Wanita yang baik adalah untuk lelaki yanng baik dan laki-laki yang baik hanyalah untuk wanita yang baik..." (An Nur 26)
Comments
2 Comments

2 comments:

  1. bukan perempuan je lelaki pun sama

    cinta biarlah pada 1 hati ins/Allah cinta kita pada manusia itu kekal"line jiwang lak"

    hehe
    semoga dapat orang yang baik untuk dijadikan pasangan amin~~

    ReplyDelete

Berkicau

Community