Mar 15, 2011

Bisul alias Kepisit (Bhs. Sumbawa)

Menjengkelkan. Sejak dua hari lalu tepat di pantatku ada semacam tonjolan yang awalnya ku pikir bukan apa-apa atau semacam jerawat. Tapi malam ini semakin terasa besar dan nyeri. Efeknya badan juga menjadi ikutan lemas dan agak demam. Apakah ini bisul?? Apa yang salah dengan diriku? Tidak menjaga kebersihan? Aku selalu menjaga. Apa ada hubungannya dengan sering begadang atau jarang berolahraga ya? Googling dulu sebentar.

Info pertama : Penyebab Bisul

Bisul, Kepisit (Sumbawa), Wudun (Jawa) atau Furunkel adalah Peradangan atau infeksi pada folikel rambut dan menyebar ke jaringan kulit disekitarnya.
Bisul biasanya disebabkan oleh Bakteri gram positif seperti Staphylococcus atau Streptococcus. Bakteri ini berbentuk bulat dan bergerombol seperti sekumpulan anggur.

  1. Alergi atau makan makanan terutama yang mengandung protein tinggi : telur, susu , ayam negeri dll.
  2. Terutama dan paling sering adalah karena menurunnya daya tahan tubuh dan pada saat itu kebersihan kulit kurang terjaga seperti : tidak mandi , mandi dengan air dan handuk kurang bersih, memakai pakaian kotor atau menggaruk kulit dengan kuku kotor dll.
Hmm tak perlu menyangkal lagi. Akhir-akhir ini aku sedang menikmati kesuksesanku bisa memasak nasi goreng special pake scramble egg, Sauce Bawang Merah dengan Kuning telur, dan Tak lupa telur rebus. Stok telur di kamarku sedang banyak. Maklum sebagai anak kost, aku selalu menyediakan bahan-bahan makan instan yang mudah untuk di masak. Termasuk mie instan. Itu faktor makanan.

Selain itu, akhir-akhir ini frekuensi begadangku bertambah. Online, online dan online menjadi godaan yang membuatku lupa tidur, termasuk blogging. Belajar menata blog ini terlalu menarik. Jam-jam malam kan koneksi sedang lancar-lancarnya. Ya mungkin itu yang membuat kondisi ketahanan tubuhku menurun.

Jadi aku positif Bisul?? Yah Mau bilang apa lagi. Begitulah yang terjadi. Sekarang tinggal mencari cara untuk segera "meledakkan"-nya sebelum magma di dalamnya bertambah banyak dan membuatnya semakin bengkak dan sakit. 


Berikut Hasil googling Sayang tentang cara pencegahan dan pengobatan bisul. (setelah menulis ini saya akan segera mempraktekkannya). Sebenarnya saya mencari cara mengobati bisul secara medis tapi ternyata hasil googling-nya di dominasi oleh cara mengobati bisul secara tradisional, resep jamu dan secara herbal. Baiklah aku suka hal itu. Ini dia.

Cara-cara tradisional yang pasti aman untuk mengobati bisul

Resep pertama :

Pertama, Sediakan :
  • Daun bayam duri 10 gr
  • Daun kangkung 10 gr
  • Asam lawak 5 gr
Caranya
  • Daun bayam dan daun kangkung ditumbuk halus dan dicampur dengan asam serta diberi sedikit garam. Lantas ditempelkan pada bisul tersebut. InsyaAllah jika dilakukan secara rutin akan lekas masak dan pecah
Resep kedua : 

Bahan dan Caranya
- Ambillah beberapa daun sirih terus rebus dengan air bersih sampai mendidih
- Biarkan beberapa menit, setelah hangat-hangat kuku gunakan untuk mencuci bisul yang telah pecah.

Resep Ketiga :
  • Siapkan air hangat dan garam:
  • Campurkan air hangat dan garam tersebut;
  • Lalu kompreslah bisul dengan menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam tersebut.

Resep Keempat :
  • Ambil dau ubi jalar;
  • Tumbuk  daun ubi jalar tersebut sampai halus;
  • Tempelkan pada ujung bisul.
Hmm.. siap di coba. O ya, do you know guys! Bisul dapat dicega dengan mengkonsumsi tape singkong paling sedikit 2 kali seminggu lho. Lalu tidak berlebihan mengkonsumsi telur dan makanan-makan yang berprotein tinggi dan menjaga kesehatan dan kebersihan badan tentunya.

Oke guys, sekian info dadakan ini. Info yang harus saya tulis karena saya sedang terkena bisul tepat di pantat bagian kanan hahahaha.
Comments
1 Comments

1 comment:

Berkicau

Community