Apr 4, 2011

Dongeng Kakekku.

Kawan blogger, Aku ingin bercerita tentang dongeng yang pernah digunakan kakek untuk "memaksaku" secara halus agar tak meninggalkan sholat. Dongeng ini bagus buat mendidik anak-anak. Karena anak tak akan merasa disuruh atau diperintah. 

----------------------------- -------------------
Waktu itu langit sumbawa begitu cerah! mega berarak seperti kapas di atas rumahku. hari itu, jum'at jam 10 lewat. dibawah pohon Sawo yang besar disamping rumah aku bermain dengan serunya bersama dua temanku Adi dan Emen. sangat seru! tapi permainan harus usai karena wanita berambut keriting itu datang menemput salah satu temanku. dialah ibunya Adi. merasa kurang seru Emen memilih mengakhiri permainan. aku kecewa karena waktu itu aku sedang jadi pemenangnya. 

Tingal aku sendiri. akhirnya aku masuk rumah, langsung ke dapur! begitulah setiap masuk rumah aku pasti ke dapur mencari nenek lalu menceritakan apa yang ku kerjakan selama duluar rumah. lama aku bercerita tapi beliau tetap tersenyum menanggapi semua ceritaku. sementara kakek, sedang menjalankan rutinitas hari jum'at, mencukur kumis dan merapikan jenggot. sesekali kakek mengingatkanku agar bersiap-siap untuk sholat jum'at, ku jawab iya sekenanya. aku di panggilnya dan di ajak ke samping rumah, duduk di Panyak / Pantar (balai-balai dari bambu dan kayu) diatas Pantar ada sebuah bantal yang katanya dibuat oleh neneku. langsung saja ku rebahkan badan kecilku sana. sementara kakek masih sibuk mencukur kumis dan jenggotnya namun sesekali beliau mengingatkaku agar jangan tidur karena waktu jum'at tak lama lagi. hampir saja mataku terlelap. kakek memulai dongengnya. kau tahu kawan? aku adalah pendengar setia setiap dongeng yang kakek dan nenekku ceritakan. Dongengnyapun mengalir bagai air, tenang dan langsung masuk ke benakku dan tertanam hingga detik ini.

inilah dongeng itu :

"Pada Jaman dahulu kala, ada seorang pak tani yang sangat kaya, pak tani itu kaya raya karena rajin sekali bekerja disawahnya. tapi pak tani itu jarang sholat dan mengaji. suatu hari Jum'at, pak tani sedang membajak sawahnya dengan dua ekor kerbaunya yang sehat-sehat. Adzan Jum'at sudah hampir berkumandang tapi Pak Tani sama sekali belum mau istirahat, terus ia membajak sampai akhirnya berkumndanglah Adzan Jum'at. masih saja pak Tani giat membajak, seolah-olah dia tak mendengar suara Adzan. dan tiba-tiba kerbau pak tani bisa bicara dan berkata: 

"wahai pak tani, tidakkah kau dengar suara Adzan itu?" kata kerbau

"iya saya dengar" kata pak tani, ketus

"lalu mengapa tak kau hiraukan? bukankah itu panggilan sholat untuk semua umat Islam? dan bukankah kau adalah orang islam" kata kerbau lagi

"tau apa kamu, kamu hanya kerbau. diamlah sebelum ku pukul" pak tani marah!

lalu ...

"iya..saya hanya kerbau dan tak diperintahkan untuk sholat. tapi kau adalah manusia dan diwajibkan untuk sholat, tapi kau berlagak seperti tak pernah diperintahkan untuk mengerjakan sholat!" kerbau itu tak mau kalah.

"hei..kerbau tak tau diri. aku majikanmu aku lebih mulia dari kamu. tak perlu kau ceramahi aku."

"baiklah..saya cuma mengingatkan kepadamu wahai pak tani. jika kamu tidak mau sholat, lalu apa bedanya kamu dengan saya? yang tidak mengerjakan sholat hanya binatang seperti saya. kau tidak memenuhi panggilan adzan berarti kau sama seperti kerbau dan binatang lainya." kata kerbau panjang lebar

pak tani diam, lalu sadar akan kekeliruannya. dia minta maaf pada kerbaunya dan berjanji akan selalu sholat tepat waktu. Begitulah, hari-hari berikutnya pak tani semakin kaya dan selalu sholat tepat waktu serta bersedekah.
"sekarang waktunya kita mandi dan bersiap-siap ke mesjid" kata kakek mengakhiri dongengnya. lalu melangkah menuju kamar mandi.

Aku diam, dan dengan sedikit berteriak aku berkata pada kakek dengan lugunya.

"Kek berarti kalau aku gak sholat, aku sama seperti kerbau ya??"  

"Nan mo Luk na (artinya begitulah, bahasa Sumbawa)" kakek berseru dari kamar mandi.

Yah..sejak saat itu aku sering ikut kakek sholat dimesjid dan tak jarang aku tertidur ketika sujud. yah namanya juga anak masih TK. hehehehe

"semoga ada manfaatnya buat kawan-kawan*  :)


-----------------------------------------------------------------------------------------
Comments
2 Comments

2 comments:

  1. kenangan masa kecil memang susah untuk dilupakan
    ceritanya kena banget ama ane.soalnya malas bgt sholat jumat..
    thanks postingannya

    ReplyDelete
  2. @i-one Iya to??? hahahaha alhamdulillah kalau bermanfaat nih postingan hhehehe

    ReplyDelete

Berkicau

Community