May 7, 2011

Lemon Tea dan Kemang Kuning

Baliho FBS 2011
Malam ketiga Perhelatan Festival Budaya Sumbawa 2011. Aku berada di balik layar. Membantu teman-temanku yang akan tampil. Merelakan diri menjadi tempat penitipan barang-barang mereka. Aku senang bisa membantu dan acara kolaborasi tiga suku malam ini berlangsung semarak. Aku bangga dan bahagia.

Aku kembali ke kamarku, seperti biasa bertemu dengan Anda Kusumayadi teman kost-anku yang baru pulang kerja. Saling menyapa dan menanyakan kabar seperti malam-malam sebelumnya. Lalu aku memanaskan air di dispenser, menyiapkan cangkir, teh celup, sepotong lemon dan gula. Aku akan malakukan sedikit relaksasi dengan caraku sendiri malam ini. Minggu ini aku terlalu bahagia, hingga aku lupa mengasa inspirasi menulis. Yah menulis apa saja.

Lemon Tea hangat sudah siap, aku menekan tombol power komputer bututku. Memutar lagu favoritku "Kemang Kuning" lagu berbahasa Sumbawa yang elegan dan lembut, suara Mbak Ewi yang ringan benar-benar menyatu dengan teh hangatku. Aku mulai mengaktifkan modem. Tapi aku sudah mulai bosan berada di facebook. Aku ingin sesuatu yang baru hanya saja aku belum tahu apa itu. 

Aku kembali menikmati alunan merdu Kemang Kuning ini. Sangat merdu. Aku tenggelam bersama alunan suara, musik dan bait-bait syairnya. Anganku melayang pada Pulau Sumbawa ku di seberang sana. Pulau yang tak banyak orang yang mengenalnya di Dunia ini. Hanya sedikit kukira. Ya dan hanya sedikit orang yang tahu bahwa itu pulau surga.. pulau Bulaeng (emas) yang membentang dari selat Alas Hingga Sape.. Di sanalah Pangeran Charless dan Lady Diana menemukan ketenangan bulan madu mereka, Yah Pulau Moyo nama tempat itu. Di Sumbawa masa-masa kecilku yang penuh petualangan dan tawa terlukis. Aku Tau Samawa yang bangga.
Terumbu Karang di Pulau Moyo

Pulau Moyo

Ah.. Lemon Tea Hangatku berkolaborasi apik dengan serunai Kemang Kuning. Aku terbuai, seakan ingin berada di tengah sabana Sumbawa yang luas.. bersama sapi-sapi dan kuda-kuda liar yang merumput. Atau berada di tengah-tengah Pulau Kenawa yang indah itu, berlatar birunya samudera dan kokohnya Siluet Gunung Rinjani.. Lalu lihatlah ke Timur, pulau-pulau kecil seperti permata berserakan.. tersenyum menatap nelayan yang membelai mesra permukaan laut.. Aku pun ingin berada diantara gemericik Air terjun Ai Beling yang bening, berkawan kicauan Koak Kao dan semilir angin dari atas Kokar.. syahdu.

Pulau Kenawa

Pulau Kenawa di Lihat Dari Bukit Poto Tano Harbour
 Ada rindu yang kian mengganas pada masa lalu. Kucoba titipkan rasa itu lewat angin malam ini, berharap sampai pada purnama dan bintang timur. Agar bisa kita nikmati bersama saat malam mulai memamerkan kemegahannya pada Bumi.. 

Lawas Samawa

Lamin Sia Dunung Notang
Sowe Santek Bonga Bintang
Pang Bulan Batemung Mata
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community