Jun 29, 2011

Cinta Pertamaku namanya MARSHANDA

Terserah deh kalian mau komen apa, yang jelas begitulah adanya :)

Dulu, sejak pertama kali ngerti yang namanya sinetron, sinetron BIDADARI-nya Chacha-lah yang menjadi acara tv wajib ku tonton. Tak peduli deh bagaimana ceritanya, yang ku tahu aku merasakan sesuatu yang beda dalam hati saat melihat wajah lembut Chacha. Ingat kan sinetron itu? Sinetron yang terkenal sekali saat aku masih berseragam putih biru.

Dilihat dari sudut manapun, dirasakan dari sisi manapun. Marshanda tetap membuatku kagum dan sayang,ehem! Wajarlah.. sebagai lelaki normal yang mulai beranjak puber. Bahkan hingga sudah besarpun aku semakin sadar bahwa aku telah benar-benar suka. Gila memang. Seperti kebanyakan fans-nya yg lain aku mengkoleksi semua hal tentang chacha meski malu-malu untuk ku akui hehe.

Apapun tentang dia selalu ku ikuti, dia sedih aku sedih (diam-diam sih biar gak ada yg tau) dia bahagia aku lebih bahagia. Yah teman-temanku sering sekali meledekku karena ini. Lihat saja teman-teman dari SD hingga SMA sudah sulit memisahkan antara aku dan marshanda dalam setiap kesempatan ngobrol. Saat kuliah ini teman-teman lamaku yang kebetulan ketemu di jalan, di fb, selain bertanya kabar pertanyaan wajibnya adalah "masih Ngefans ma Marshanda?" hahahaha aku cuma bisa tersenyum malu-malu.

Marshanda mengajarkanku banyak hal cuy! Marshanda mengajarkanku arti cinta sesungguhnya. Aku tak sakit hati saat marshanda pacaran sama Baim wong. Aku juga tak bunuh diri (apalgi niat hancurin dia) saat chacha nika sama Ben. Aku senang.. Marshanda bahagia. Waktu video marshanda yang ngomel-ngomel di youtube muncul aku terenyuh. Aku bisa membayangkan (tepatnya merasakan) derita batin chacha saat itu. Apapun itu aku seperti merasakannya. Meski aku tau dia tak akan membaca sepenggal komentarku di bawah videonya aku berharap semoga masalahnya segera berakhir dan dia segera kembali bahagia. Ya.. begitulah manusia ada saat dimana kadang-kadang kalah dengan masalah dan yang terpenting masalah itu telah menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk hidup selanjutnya. Lihatlah Marshanda yang sekarang semakin memukau saja. Semakin matang dan tentu saja cantik. Beruntunglah Ben yang mendapatkannya. 

Aku tak pernah berharap bisa menjadi pendampingnya (kecuali sediki berharap hihihi). Karena aku tahu itu jauh sekali dari kemungkinan. Hahahaha.. maka saat itulah aku belajar ikhlas. Ikhlas untuk kebahagiaannya Sampai sekarang aku masih mengaguminya. Mengikuti setiap beritanya. dan menunggu berita terbarunya. Barusan buka blog-nya chacha, semakin dewasa saja dia dengan kehidupan barunya. Semoga selalu seperiti itu, bahagia dan bahagia hingga akhir waktu. Semoga rumah tangga-nya abadi hingga akhirat.amiiin...

Itulah cinta kawan, tak harus memiliki tak harus memaksakan. Cinta itu adalah keikhlasan membuat yang kita cintai bahagia dengan pilihannya. Ya..meski tak bisa kita pungkiri kita punya harapan untuk bisa bersamanya tapi itu tak penting demi kebahagiaannya. Kamu setuju? silahkan berkomentar...

________________________________________________
Comments
7 Comments

7 comments:

  1. Keren... gw jg ngalamin apa yg lo rasain... gw fans Cha2 :))

    ReplyDelete
  2. waooooooohhhhhhhhhhhhhhh....
    kerennnnnnnnn!!!!!!!
    menarik banget ceritanyaa..

    ReplyDelete
  3. HAhahahha....
    thanks deh atas komentarnya :))

    ReplyDelete
  4. hahaha.....ga nyangka....kirain cuma saya yg ngefans....

    ReplyDelete
  5. wkwkwkkwkwk... postingan unik banget nichh..
    tp mungkin bukan hanya penulis yg mengalaminya..
    sinetron bidadari beneran memukau terutama utk kita yg tergolong remaja usia tanggung (waktu dulu)
    dan ternyata marshanda tidak selugu dan sebaik di film..dia juga tergolong seperti remaja metropolitan lainnya haha..

    ReplyDelete

Berkicau

Community