Oct 9, 2011

Setelah 7 Tahun

Buka-buka facebook. Buka group Alumni SMA angkatanku. Ternyata sudah hampir 7 tahun berlalu. Masih teringat banget hari-hari terakhir di sekolah dulu. Saat penerimaan hasil ujian nasional. Masih jelas banget teringat suara tangisnya Ary waktu tau ada dua orang teman kelasku yang gak lulus. Masih jelas juga meweknya Eka dengan bibir yang dower-dower. Masih jelas juga dibenakku pelukan Bu Nurseha sang wali kelas menenangkan kami yang mengharu biru karena akan berpisah satu sama lain, terlebih lagi karena ada dua orang teman kami yang tak disangka-sangka tidak lulus. Hari perpisahan yang meninggalkan kesan mendalam. 
Beberapa hari sebelum tibanya hari pengumuman aku dan teman-teman kelasku yang kami sebut GIPS1 alias Genk IPS-1 rutin melakukan jalan-jalan ke tempat-temapt wisata yang ada di Pulau Sumbawa atau berkunjung ke Desa-desa teman-teman secara bergiliran. Mungkin ini salah satu hal yang membuat persahabatan itu jadi sulit dilupakan selain karena selama setahun bersama di kelas 3 dengan rutinitas dan kegiatan-kegiatan sehari-hari tentunya. 

Ada suatu malam, saat kami sekelas berkemah di atas bukit kecil di belakang Rumahnya Dani bersama Bu Nur. Malam yang penuh tangis haru. Duduk bersama mengitari api unggun sambil mendengarkan kesan, pesan dan rencana kedepan dari teman-temanku satu persatu. Moment yang sangat..sangat.. indah dan berkesan. Satu persatu teman-temanku menceritakan kesannnya selama setahun bersama, pesannya untuk semua dan rencananya setelah lulus SMA, semua mendengarkan dengan seksama dan kuakui aku benar-benar terharu saat itu. Sebuah moment yang pantas untuk dikenang. Senyum-senyum sendiri terkadang kalau ku ingat malam itu Iqbal dengan penuh semangat menuturkan rencananya untuk mendaftar di IPDN. Anak ini ngebet banget ingin menjadi Praja IPDN, koleksi pernak-pernik IPDN selalu di bawa kemana-mana, baju, kalung, topi, celana dll yang entah di dapat dari mana, karena setahuku hanya yang pernah menjadi praja saja yang punya barang-barang bertuliskan IPDN. tapi bagaimana Iqbal sekarang? baca terus ya. Dani, temanku yang ganteng ini menceritakan rencananya untuk mendaftar di STAN. Kami semua mendukung karena dia termasuk anak yang otaknya encer untuk pelajaran akuntansi dan ekonomi. Nilai ujian akhir Akuntansinya saja 10. Busyet!  Begitulah malam itu kami terkikik-kikik, tersenyum, ketawa dan menangis haru mendengar bermacam-macam pesan, kesan dan rencana-rencana kami. Itulah salah satu momen yang tak terlupkan dalam hidupku, semoga juga teman-temanku.

Adalah Sule, teman cewekku sesama penggila komik waktu itu, termasuk Iqbal juga. Kami bertiga mendaukatkan diri kami sebagai Komikers handal hahaha Seminggu sekali kami ke Tempat penyewaan komik satu-satunya di Sumbawa. TB. Pustaka namanya, yang sering jaga namanya Mas David dan Mas Yudi Kami sampai kenal dekat dengan dua mas ini karena kami termasuk penyewa tersetia. Sekali sewa kami bisa menyewa puluhan komik dan seperti biasa Iqbal yang bayar hahaha sok ni anak gak mau pake duit ku dan sule meski dikasi. Tapi baguslah bisa irit uang jajan. Sule dan Iqbal punya hoby baca komik Action kelas-kelas komiknya Tony Wong. Aku yang beda sendiri aku sukanya komik-komik yang lucu dan konyol. Seperti Kungfu Komang, Shinchan, Doraemon, dll. Biasanya sepulang sekolah aku dan dua anak nyentrik ini naik Bemo ke TB.Pustaka, biasanya mengendap-endap diam-diam naik bemo agar gak ketahuan Bambang. Hahaha pisss Bang! Lalu setelah dapat komiknya kami pulang naik Bemo kuning ke arah rumah masing-masing. 

Banyak sekali kisah-kisah yang terlupakan.

Menjelang Tujuh Tahun..
Satu sisi aku melihat banyak perubahan tapi ada sisi lain yang tak banyak berubah.  Sekarang teman-teman kelas dan teman-teman SMAku sudah berpencar. Jauh sekali. Tapi Alhamdulillah kami selalu berkomunikasi dengan baik. Selalu membuat forum atau group sendiri. Di facebook misalnya kami punya Group Gerenasi SMANDA samawa 05, Di Friendster juga ada SMANDA Lovers, di BBM pun tak ketinggalan. Jadi semua informasi tentang satu sama lain masih selalu update.

Iqbal yang dulu ngebet pengen jadi praja IPDN sekarang sudah menyeleseikan S2 nya di UNAIR Surabaya, sekarang sedang magang di surabaya. Dani, rencananya berjalan dengan baik. Dia lulus di STAN dan sekarang bekerja di Dirjen Pajak NTB. Linda, yang dulu kecil imut galak sekarang penampilannya beda banget, tampang ibu-ibunya keliatan banget. Sekarang dia bekerja di Kantor Daerah Sumbawa. Eka yang dulu tomboy dan galak itu (sering bentak2 orang nih anak) sekarang tinggal di Papua (setdaahh) Kuliah dan bekerja disana dan menemukan jodohnya disana pula. Ika, cewek paskib yang dulu tomboy juga sekarang sudah menikah punya anak yang lucu dan penampilannya juga sangat-sangat beda. Tapi tetap cantik. Semua sudah berubah menjadi lebih baik.. 

Lalu bagaimana denganku? tak banyak perubahanku. Kuliah belum kelar, karena setelah diploma aku bekerja dan baru melanjutkan lagi kuliahku tahun 2009 kemarin. Sekarang Alhamdulillah sedang menyusun skripsi sambil mengurus bisnis online bersama calon istriku :) Semoga berjalan lancar.

Ku tulis ini karena semata-mata hari ini tiba-tiba saja aku rindu masa-masa itu. Rindu teraturnya hidup saat itu. Bangun pagi, berangkat sekolah, pulang siang, makan, tidur, berangkat les, pulang sore, kerjakan PR, tidur dan begitu terus hahaha.. jauh sekali dengan sekarang. tapi inilah hidup, selalu ada perubahan selama masih hidup. Semoga setiap perubahan itu adalah yang terbaik. 

Octri, Evy, Dian, Enda, Nurma at pantai Saliper Ate Sumbawa

Aku dan Ary *jangan percaya foto ini, aku gak item2 amat ya*

Arfan, Bambang, Ak.
Evy, Oktri dan Iqbal sekarang

Ika dan sang suami, waktu hamil nih. Beda banget!
Eka Susilawati jadi wanita seutuhnya, pensiun jadi preman!

Guntara, Nikah euy!

Lakukan hal-hal indah bersama sahabatmu selagi kau masih bersamanya, karena saat kita membuatnya tersenyum atau membuat hal yang berkesan hari ini, kita telah membuatnya tersenyum 10, 20, 30 tahun kemudian saat ia mengingat moment-moment Indah itu :)

NB :
Banyak hal indah, banyak nama-nama yang tak bisa *tepatnya gak kuat* buat ku tulis dsini, cukup dikenang saja. :)

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community