Nov 11, 2011

@Pocong Juga Pocong (PJP), Novel Gokil Penghilang Jenuh

Sudah baca buku PJP alias @Poconggg Juga Pocong??
Aku termasuk telat sih bacanya, karena rata-rata temen-temenku di twitter sudah pada punya, tapi dijamin ini buku emang gak akan pernah basi buat kamu yg belum baca. tetep ngocol abis.

Buat yg belum baca, Ku "tuntun" nih, ku berikan sedikit review siapa tau kamu takut rugi, udah beli tapi gak bagus kan..hahha dan buat si @Poconggg aku minta royalti hahaha

Jadi PJP itu bercerita tentang si Poconggg ("g"-nya 3 lho) yang tiba-tiba sadar kalau dia sudah mati dan jadi pocong, dan tak seperti pocong yang lain, yang seram dan di takuti banyak orang. Poconggg salah satu pocong yang cupu, gak cool dan cemen. Temen-temen seniornya yang duluan jadi pocong sering menghina dan melecehkannya dan itu membuat si Poconggg bertekad untuk mengakhiri sejarah kelam menjadi Pocong cupu. Kisah-demi kisah berjalan dengan seenaknya membuat orang terpingkal-pingkal, seperti saat si poconggg ketemu portal jalan saat mau pulang, kan tanggung banget tuh portal, mau loncat gak akan sampai, mau lewat bawah mana bisa poconggg bangun sendiri, jangan pikir juga pocong bisa angkat portal. Atau kisah saat poconggg dan temennya bantuin cewek melahirkan di tepi kolam, dengan intruksi dan semangat ala pom pom girl poconggg dan temannya berhasil memotivasi si cewek untuk melahirkan bayinya dengan baik dan benar.

Ada juga bab dimana si poconggg pengen banget film-film indonesia gak melulu horor. Gak merusak nama baik para hantu. Lalu di skenario film semacam Laskar Pelangi (jadi Laskar Pocong), Ayat-ayat cinta dn Ada dengan cinta?! VERSI poconggg. Ngakak abis deh. Lalu poconggg yang katanya gak abis pikir dengan puisinya si Cinta di film AADC mencoba membuat sebuah puisi juga untuk membalas puisi si Cinta yang tekenal itu. Simak yah.

Yang ini puisi si Cinta
Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi... Sepi dan sendiri aku benci.
Aku ingin bingar. Aku mau di pasar.
 
Bosan aku dengan penat,
dan enyah saja kau, pekat!
 
Seperti berjelaga jika aku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh

Ahh.. ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya?
Biar terderah,
atau... aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
 
dan inilah balasan puisi dari si Poconggg
Sanubariku pun bergejolak,
Kenapa Cinta harus berlari ke hutan?
Kenapa Cinta harus berlari ke pantai?
Kenapa Cinta tak lari saja ke Seven Eleven terdekat!
dan Kenapa Cinta harus berlari?
Kenapa Cinta tak naik taksi, atau sekedar menyewa ojek?
kenapa….
Batinku terkoyak,
Kenapa Cinta berteriak di hutan?
Kenapa Cinta bernyanyi di pantai?
Kenapa Cinta tak pergi saja ke Inul Vista terdekat!
Dan kenapa Cinta harus berteriak dan bernyanyi?
Kenapa Cinta tak kemping saja di hutan atau sekedar berenang di pantai?
Kenapa …
Jiwaku merenguh,
Kenapa Cinta ingin bingar di pasar?
Kenapa Cinta memecahkan gelas untuk sekedar keramaian?
Kenapa tak Cinta geber saja motor kopling di kos-an?
Biar ramai, biar ank kos-an lain marah sampai
Gaduh!
 

Biar lebih berasa aroma horornya  langsung deh baca bukunya :)

o yah, sebentar lagi buku tipis tapi gokil ini akan difilmkan. Gak lama lagi deh. 
Ini dia trailernya :



Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community