Jan 18, 2012

Ada Harga untuk Setiap Kebahagiaan

Apakah aku yang menemukannya atau dia yang menemukanku, entahlah. Tiba-tiba saja semua menjadi baik, penuh bahagia dan rasa syukur yang bosan-bosannya mengalir setiap berada di dekatnya, berada jauh darinya dan saat aku sedang berhadapan dengan Tuhanku. 

Berawal dari hari-hari yang suram dan penuh keterpurukan aku mencoba mengumpulkan serpihan-serpihan semangat hidupku yang redup oleh cercaan masalah di masa lalu. Mencoba memulai lagi petualangan menemukan hal-hal baru yang bisa memberi warna lagi untuk hari-hariku yang suram. Begitu berat dan sulit, aku terlanjur trauma pada banyak hal pada saat itu. Cinta yang tak pernah sejalan, persahabatan yang diuji, dan hari-hariku yang berantakan oleh ulah tidak sportif mereka telah membuatku begitu depresi saat itu. Jemu rasanya hidup tanpa penyemangat, tanpa tawa sahabat, tanpa perhatian orang tercinta, semua pergi dengan caranya masing-masing. Aku tahu saat itu Tuhan tengah mengujiku untuk selanjutnya menerima hal yang indah. Hanya itu sepenggal harapanku, harapanku hanya pada Allah, akan dibawa kemana lagi hidupku.

Hari demi hari berlalu begitu lama, waktu melambat selambat-lambatnya. Keterpurukan terasa sangat lama dan mematikan. Tak ada tempat untuk berbagi, tak ada seseorang untuk bercerita tentang sesaknya dada dan pilunya hati yang kesepian. Lalu Allah memutuskan untuk mengakhiri masa-masa suramku, hari-hari membosankan dan waktu dengan slowmotion-nya. DIA membawaku padanya, pada wanita yang kelak menjadi duniaku, yang menyempurnakanku. Lembut DIA membuatku mengenalnya, lalu dengan indah membuatku menyukainya kemudian dengan sangat syahdu membuatku jatuh cinta padanya. Hari-hari membosankan seketika berubah menjadi penuh warna, waktu berjalan normal kembali. Dunia seperti kembali cerah dan penuh kebahagiaan. Semangat telah utuh kembali, masa depan terlihat begitu nyata, indah dan aku tak sabar ingin segera menuju kesana bersamanya. Tak dapat kugambarkan betapa Allah menyayangiku dengan segala ujiannya lalu mengobatiku dengan kehadirannya dan dia, wanita hebat itu mencintaiku dengan tulus ikhlas. Harapannya adalah harapanku, keinginanku adalah keinginannya.

Begitulah cara Allah. Ada harga untuk setiap kebahagiaan. Ada ujian terlebih dahulu untuk mengetahui kelayakan manusia menerima hal-hal berharga untuk hidupnya. Jika sabar, maka menanglah. Jika menyerah maka gagallah.. Hidup tak ubahnya sekolah, hari demi hari belajar dan belajar hingga saatnya kita menempuh sebuah ujian untuk mendapatkan kelulusan dan reward. Tentu saja bukan hanya aku yang telah susah payah melewati hari-hari buruk, wanita itu juga telah hampir kalah pada masalahnya. Namun dia wanita yang pantang menyerah dan tegar. Jiwanya telah ditempa untuk tak mengalah pada keadaan. Bahkan malaikatpun akan berdoa untuk wanita berhati lembut ini karena kesabaran dan kebaikannya. Kami bertemu, saling mencintai dan berjanji untuk terus bersama. Terus berdoa dan mempersiapkan diri untuk hadiah indah lainnya dari Allah. Tak akan sekonyong-konyong bahagia itu datang tanpa ada usaha kita untuk memantaskan diri menerimanya. Itulah rahasianya.

Lalu aku tak mau memusingkan lagi apakah aku menemukannya atau dia yang menemukanku karena sama-sama pernah bertarung dengan berbagai masalah. Satu hal yang aku yakini, Allah tak pernah salah. DIA menumbuhkan cinta yang dalam di hati kami untuk kami bagi bersama dan tak akan habis hingga kelak kami menemui-NYA dengan senyum bahagia penuh ikhlas. Insyaallah... 
Comments
8 Comments

8 comments:

  1. so sweeet hehehehe my favorite couple neh, deretan ma barbie and ken ma cinderella n prince charming :D hope u happily ever after :DDDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin Ya Rabbalalamiin..

      aisss.. jadi malu nih.

      Delete
  2. ehm ehm..........cocok dji e.....

    ReplyDelete
  3. wow...sweeeeet banget kawan.semoga tetap kokoh 4ever yach jie..

    ReplyDelete

Berkicau

Community