Jul 10, 2012

Mengintip Lembah Semongkat

Selama ini nama Semongkat selalu identik dengan kolam renang peninggalan kumpeni Belanda, Sungai-sungai yang mengalir tenang dan budidaya madu hutannya. Tapi jika mau berbelok sebentar ke Semongkat Sampar, salah satu desa yang terletak di timur Semongkat. Berada jauh di atas bukit-bukit. Maka kawan-kawan akan menemukan pemandangan yang tak kalah indah dengan areal persawahan di Tabanan Bali. Bukit-bukit hijau dengan padi-padi dan pagar-pagar tumbuh di ladang yang menyerupai guratan-guratan di badan bukit. Amazing!
Moment menjepret panorama ini terjadi saat aku harus mengahntarkan Almarhum kakekku ke peristirahatan terkahirnya. Lelaki penuh senyum yang dulu sering mengajakku mendaki bukit-bukit semongkat itu telah kembali dengan tenang pada Allah. Sedih karena tidak bisa melihatnya untuk terakhir kali, karena saat itu aku masih di Mataram. Tapi aku lega dan ikhlas, Allah lebih menyayangi kakekku lebih dari kami menyayanginya. Sekarang beliau telah istirahat dengan damai dalam pelukan bumi Semongkat. Semoga Allah senantiasa memberi kakek tempat terbaik di-Sisi-Nya. Amiiin..

Di bawah ini beberapa hasil jepretan amatir saya.














Menuju Semongkat Sampar bisa menggunakan Sepeda Motor (Tapi harus sepeda motor bandel ya), karena medan yangtidak bersahabat. Jalan yang sangat terjal dan di beberapa bagian jalan dipenuhi kerikil-kerikil yang bisa membuat motor terpeleset, dan di beberapa badan jalan lainnya penuh lubang bekas kubangan air pada musim hujan. Tapi bagi saya dan para pecinta panorama, disinilah tantangannya. Sensasi mengemudikan sepeda motor disini sangat seru. Jika lelah cobalah parkirkan sepeda motormu di tempat yang landai lalu nikmatilah panorama di bawah sana. Hamparan sawa yang menghijau di kelilingi bukit-bukit yang menghijau pula di bawah birunya langit. Bukankah itu luar biasa?

Atau jika ingin merasakan yang lebih seru lagi, silkahkan parkirkan kendaraanmu di Sebelum jembatan patah. Tenang saja, tidak akan ada yang menganggu. Lalu berjalanlah layaknya seorang pendaki menuju Desa Semongkat Sampar. Nikmati setiap pemdangan yang tersaji di sekelilingmu. Tidak akan ada ruginya. Badan sehat dan segar, lemak berkurang, dan mata serta batin terpuaskan oleh pemandangan yang luar biasa.




























Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community