Dec 26, 2012

Kinanthi: Terlahir Kembali (Review)

My rating: 4 of 5 stars

Para pembaca karya Tasaro G.K pasti sudah mengetahui bahwa buku ini adalah novel Galaksi Kinanthi yang diterbitkan ulang, semula diterbitkan oleh Salamadani Bandung pada Januari 2009, kemudian dilahirkan kembali oleh Bentang Pustaka pada November 2012.

Kinanthi adalah anak ndeso dan Gunungkidul, yang lahir dalam keluarga yang 'tidak jelas'. Ayahnya penjudi, ibunya menikah 4 kali, kakak-kakaknya pergi. Hanya Ajuj, putra rois desa yang menjadi temannya. Kinanthi tidak pernah mengerti mengapa dia tidak bisa seperti anak lain yang punya banyak teman, bahkan akhirnya dia dijual oleh orangtua nya seharga beras 50kg. Petualangan hidupnya dimulai,sekolah di Bandung, menjadi TKW di tanah Arab dan memiliki majikan-majikan biadab. Hingga akhirnya terdampar di Amerika, yang kemudian menjadi tanah kebebasannya. Kisah hidupnya yang keras membuatnya berusaha keras untuk memiliki identitas baru : Kinanthi Hope, Profesor dan penulis ternama di Amerika. Siapa sangka anak dusun terbuang itu akan dihormati di Amerika? Hanya satu yang tak berubah, surat-surat yang dikirimkannya pada Ajuj. Galaksi Cinta yang pernah diceritakan oleh Ajuj 16 tahun yang lalu. Dan rasa penasarannya kenapa Ajuj tidak pernah membalas suratnya.
Dari segi cerita, masih lebih bagus dua Novel tentang Muhammad tapi Quotes dalam buku ini cukup bikin galau. Satu hal lagi yang mungkin menurut saya agak tidak realistis adalah Kinanthi yang menjadi Profesor di umur 29 tahun, tapi entahlah apakah di Amerika hal itu lazim atau tidak :)

Overall, ini novel bagus!

Quotes :
-Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta;
Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila.
-suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa seseorang yang engkau cintai. sebab dengan atau tanpa seseorang yang kamu kasihi, hidup harus tetap dijalani
Comments
1 Comments

1 comment:

  1. yag dulupun belum baca saya mas, mungkin isinya mengandung motivasi ya..

    ReplyDelete

Berkicau

Community