Feb 27, 2013

Kepastian

 -Yola

Ini bulan kedelapan... minggu ke 36... hari ke-252... sejak kedekatan kita: Ya, aku menghitungnya. Aku bahagia sejak pertama kali kau duduk di dekatku, menanyakan beberapa hal, dan kita berkenalan.

"Aku Yola." Aku masih ingat saat kau tersenyum mendengar namaku.

"Yola?" Karena senyummu, karena matamu, aku hampir tak mendengarkan suaramu. Beberapa detik. Hingga aku mengangguk. Perlahan. "Namamu bagus," katamu. Aku tersipu. Tapi detik itu, senyummu, matamu, telah melakukan permapokkan paling berbahaya ke dalam hatiku,

"Aku Adam," itulah kali pertama aku mengetahui namamu: Barangkali manusia pertama di dunia yang membuatku jatuh cinta.

Sejak saat itu kita sering bertemu. Kadang-kadang kita pergi bersama. Bahkan kau sering menjemputku dari tempat kerja.

"Sudah makan?" Tanyamu. Senyummu, matamu, masih seperti pertama kali kita bertemu.

Aku menggelengkan kepala. Tersenyum."Mau traktir aku?"

Kau menganggukkan kepalamu, menaikkan kedua alismu. "Apapun yang kamu mau!"Katamu. Tersenyum.

"Wooooohoooooo...... Abis dapet rejeki apa, nih?"

"Pokoknya, kita makan sepuasnya!"

Kita tertawa.

Semua yang ada padamu, barangkali, telah berkali-kali membuat hatiku tercuri. Kau baik, tampan, punya pekerjaan, dan rajin shalat. Kau tipe laki-laki idamanku. Meskipun kita dekat, sejauh yang kutahu, kau tak pernah macam-macam--pikiran dan tindakanmu. Kau bahkan tak pernah memegang tanganku.

Senja itu kita duduk berdua di cafe langganan kita. "Adam, kita ini apa?" Tanyaku, ragu-ragu.

"Kita?" Jawabmu, tersenyum, "Kita adalah dua manusia yang masih bisa berbahagia."

Adam, ini bulan kedelapan... minggu ke 36... hari ke-252... sejak kedekatan kita: Ya, aku benar-benar menghitungnya. Aku bahagia ketika kau memberiku kado istimewa di hari ulang tahunku. Aku suka saat kau perhatian padaku. Aku suka saat kau memberikan cokelat atau bunga.

...Tetapi, Adam, perempuan lebih suka diberi kepastian-bukan harapan yang setiap hari menerbitkan keraguan."


_________________________________________________________
- Tulisan ini adalah tulisan dari penulis favorit saya mas Fahd Djibran
- Musik : Magita dari Album Dida Dido (Lagu Sumbawa)

Magita by nyaAjie
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community