Aug 18, 2013

Dua Puluh Enam Tahun

Terasa singkat dan begitu cepat waktu berlalu. Umur kembali berkurang satu tahun. Berharap tahun ini hidup lebih dinamis dan lebih berwarna. Belantara kehidupan sebenrnya sudah ada di depan mata, dengan mengucap Bismillah, aku memasukinya... Allah, mohon lindungi setiap langkahku.

Ada banyak hal yang telah terlewati dan sewajarnya semua itu harus menjadi pengalaman dan pelajaran untuk meneruskan hidup. Keberhasilan-keberhasilan, kegagalan demi kegagalan, kebosanan, dan segala macamnya sungguh merupakan hal yang harus di syukuri. Semua itu sudah tertulis untuk menjadi bagian dalam perjalanan hidupku. Seperti gelombang bagi para nelayan yang hendak pulang, ia menjadikanmu kuat, membentuk jiwa yang matang dan pengalaman yang kelak akan berguna untuk kau sampaikan pada anak cucu. Hal-hal pahit dalam hidup seumpa obat penawar untuk penyakit, jika ingin sembuh maka rasakanlah pahitnya, hanya sesaat.

Begitulah ke-Maha Besar-am Allah, tak satupun yang terjadi dalam hidup kita sia-sia. Semuanya dengan tujuan baik masing-masing. Begitu sayangnya Allah pada kita. Hanya saja kita sering tak tau diri, kita kadang mengingkari, membangkang dan lalai hingga ujung-ujungnya kita kembali sadar bahwa kita salah dan Allah selalu baik pada kita. Bahkan ketika kita melakukan hal-hal yang dilarang-Nya.

Sekarang umurku 26 tahun, bukan umur yang tergolong muda lagi. Ibarat masuk hutan umur 26 sama dengan ketika kita mulai masuk ke bagian inti hutan yang lebih lebat, gelap dan kita tidak pernah selalu bisa memprediksi seperti apa bahaya yang sedang dan akan mengancam keberadaan kita. Teman dan sahabat seumuran sudah jelas sedang menghadapi hal yang sama, maka simpanlah niat untuk selalu berharap pada orang lain sekalipun saudara. Umur 26 adalah masa dimana kamu mulai menerapkan hal-hal apa yang sudah kau pelajari dan kau lewati di masa-masa lalu. Time to Survive. Hidup menjadi lebih keras dari sebelumnya, masalah menjadi lebih kompleks dan berat dari sebelumnya dan tentu saja kamu hanya bisa mengandalkan dirimu sendiri, jangan mengandalkan orang lain. Umur 26 bisa jadi adalah masa dimana berjalan sudah mulai harus lebih hati-hati. Banyak tebing curam di kiri kanan, banyak duri-duri beracun di sisi jalan setapak kehidupan, berjalan semena-mena sama artinya dengan ceroboh dan mengundang celaka. Yah, aku dua puluh enam tahun sekarang, dan aku semakin masuk dalam belantara kehidupan yang kian hari kian sulit diterka kapan panas dan kapan dingin. Tugasku adalah terus berjalan, berjuang dan belajar dengan penuh hati-hati.

Bertambahnya angka umur sama dengan berkurangnya jatah hidup. Kematian semakin dekat dan siapapun tidak pernah tahu kapan datangnya. Semoga ketika masaku tiba Allah berknenan memberiku kesempatan untuk melapaskan asma-Nya dan bersholawat untuk yang tercinta baginda Nabi Muhammad SAW. Impian setiap manusia yang merindukan surga...

Ada tiga hal yang membuatku bahagia. pertama, ketika orang-orang tersayang merasa nyaman dan bahagia bersamaku. Kedua, Berkenalan dengan tempat-tempat baru dan orang-orang baru. Ketiga, Ketika teman dan sahabat-sahabatku ada disekelilingku.

Kepada siapa saja yang pernah berinteraksi denganku, aku mohon maaf dari hati yang paling dalam karena selama ini pastilah ada salah, khilaf, lupa dan janji yang tak terpenuhi. Semoga umur kiota dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT, semoga kita masih bisa menyaksikan anak-anak kita kelak menjadi orang-orang besar.

Aku juga berharap semoga di usiaku yang baru Allah berkenan mengabulkan semua doaku, doa orang tuaku, doa istriku dan doa orang-orang yang kusayangi. Semoga kami tetap utuh dan senantiasa menjadi hamba-Mu yang selalu mengingatmu dalam segala keadaan. Aamiin.. 


Comments
2 Comments

2 comments:

  1. slamat hari lahir sobat..semoga sehat bahagia selalu,
    lama tak menyapa, mumpung masih suasana lebaran di bulan syawal, saya datang mengucapkan mohon maaf lahir batin, keep happy blogging always...salam kemerdekaan :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..
      terimakasih kawan.
      Mohon maaf lahir batin ya

      Delete

Berkicau

Community