Jul 24, 2014

6 Soundtrack Sinetron Yang Hits Banget di Tahun 90an

Anak-anak tahun 90an kadang-kadang kangen dengan acara-acara tv yang booming pada saat itu. Soalnya menurut saya pribadi acara-acara tahun 90an itu lebih mementingkan isi ketimbang kemasan dan rating. Bahkan sinetronnya, meski sampai ratusan episode tetap saja lariss. Setelah memasukin tahun 2005 saya bukan lagi penyuka sinetron, semacam sadar bahwa sinetron indonesia itu sangat jarang yang bermutu. Tapi saya tidak memungkiri bahwa masa kecil saya di tahun 90an saya mengenal baik sinetron-sinetron yang berseliweran di layar kaca. Bukan cuma tahu ceritanya tapi juga sampai hafal lirik soundtrack-nya karena terlalu sering didengar.

Begitulah masa-masa tahun 90an itu adalah masa-masa dimana belum ada acara-acara joget masal di tv dan acara hipnotis-hipnotisan seperti sekarang ini yang terlalu berlebihan dan kadang lepas kendali. Masa-masa itu adalah masa-masa stasiun tv belum begitu sesekuler sekarang ini. Boleh dong sekarang kita mengenang lagi sinetron-sinetron yang sempat rame saat itu? Di bawah ini ada enam soundtract sinetron 90an yang booming banget saat itu. Cekidot!
 
1. Ost. Sinetron Takdir 

Pemirsa di tahun 1998 tidak pernah melewatkan sinetron ini. Sinetron yang dibintangi oleh Desy Ratnasari, Nafa Urbach, Jeremy Thomas dan Mathias Muchus itu berjudul Takdir.
Mirip seperti intrik kisah sinetronnya, soundtrack Takdir pun memiliki nuansa lagu yang menyayat hati. Lagu berjudul sama dengan sinetronnya itu dinyanyikan oleh Desy Ratnasari.

Seuntai harapanku
Untuk mencintaimu
Putus sudah kasih berlalu
Tinggalkan kenangan kau dan aku...

Barisan kata itu dinyanyikan dengan penuh penghayatan oleh Desy. Tak heran, lagunya pun meraih kesuksesan sama seperti sinetronnya.
Meski begitu, lirik lagu ini sempat menuai kontroversi. Chossy Pratama yang menciptakan lagu menuliskan lirik 'Takdir memang kejam tak mengenal perasaan'. Setelah diprotes oleh beberapa kalangan, kalimat itu pun diganti dengan 'Kasihku yang hilang pedih nian kenyataan'.

2. Si Doel Anak Sekolahan

Anak Betawi Ketinggalan Zaman, katanye
Siapa yang tidak lekat dengan kata-kata di atas? Hampir semua orang mengingat lagu tersebut, terlebih lagi bagi mereka yang tumbuh di era 90-an. Karena lagu tersebut jadi lagu tema sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolahan.
Sinetron yang diadaptasi dari film Si Doel Anak Betawi itu sangat fenomenal. Ditayangkan pertama kali di RCTI, semua orang langsung menikmati kisah Si Doel (Rano Karno) yang ingin jadi insinyur di tengah label 'kampungan' yang menyertainya.
Sinetron ini dibintangi oleh sederet aktris dan aktor legendaris. Selain Rano Karno, ada Benyamin Sueb, Basuki, Mandra, Suti Karno, Pak Tile, Cornelia Agatha, Maudy Koesnaedi dan Aminah Cendrakasih.
Untuk lagunya, Rano Karno menyanyikan lagu Si Doel Anak Sekolahan yang diciptakan Syuman Tiasa. Lagu ini bisa diterima oleh masyarakat banyak karena liriknya yang jenaka tapi sarat makna.

3. Keluarga Cemara

Keluarga Cemara merupakan sinema elektronik favorit keluarga Indonesia pada era 90-an. Sinetron ini tayang secara perdana pada tahun 1996. Sebelum sinetron ini dimulai, lagu tema yang sangat menarik disuguhkan kepada para pemirsa.

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Soundtrack ini sangat mengena, baik untuk cerita sinetronnya maupun makna yang terkandung di dalam lagunya. Keluarga ini harus berjuang melawan getirnya kehidupan di Indonesia baik secara ekonomi dan sosial. Tak ayal, sinetron ini pun sangat menggambarkan kondisi keluarga masyarakat Indonesia.
Lagu tema Keluarga Cemara di dinyanyikan secara inspiratif oleh Novia Kolopaking. Novia juga berperan dalam sinetron tersebut, beradu akting bersama Adi Kurdi dan Lia Waroka

4. Tersanjung

Hari berganti hari
Seolah waktu akan berlari
Kejar sesal di hati
Seandainya ku dapat mawas diri
Kini ku tak kan menyesali

Dibintangi oleh Lulu Tobing dan Ari Wibowo, Tersanjung merupakan sinetron yang disebut sebagai sintron terlama. Multivision Plus memproduksi sinetron ini hingga ratusan episode dengan jumlah 7 musim.

Indosiar pertama kali menayangkan Tersanjung pada tahun 1996. Karena panjangnya episode Tersanjung, pemeran utama sinetron ini pun berganti-ganti. Lulu Tobing digantikan oleh Jihan Fahira. Kemudian muncul pula aktor Primus Yustisio.

Lagu tema Tersanjung dinyanyikan oleh Retno Susanti dengan judul sama. Lagu ini kembali diciptakan oleh Chossy Pratama. Karena sinetron Tersanjung jadi fenomena, lagu Chossy Pratama pun ikut jadi populer.

Sementara itu, Retno juga cukup rajin jadi penyanyi untuk lagu tema sinetron garapan Multivision Plus lainnya, seperti Jin dan Jun.

5. Pernikahan Dini

Pernikahan dini
Bukan cintanya yang terlarang
Hanya waktu saja belum tepat
Merasakan semua

Agnes Monica membuktikan kalau dirinya adalah artis multi talenta. Tidak hanya jago membawakan acara seperti Tralala Trilili ataupun MTV Ampuh, penyanyi Tak Ada Logika itu pun sukses jadi bintang sinetron.

Pernikahan Dini merupakan sinetron fenomenal yang pernah dibintangi oleh Agnes pada tahun 2001. Saat itu usia Agnes baru berusia 15 tahun. Alhasil, sinetron ini pun berhasil jadi transisi Agnes dari penyanyi cilik ke imej remaja.

Sahrul Gunawan jadi lawan main Agnes di Pernikahan Dini. Mereka berdua berakting sangat apik. Ceritanya sendiri tentang Dini yang menikah di usia muda karena berpacaran melewati batas.
Rating Pernikahan Dini selalu berada di puncak. Hal yang sama juga terjadi di lagu soundtrack yang dinyanyikan oleh Agnes Monica. Lagu Pernikahan Dini diciptakan oleh Melly Goeslaw, tak heran single tersebut jadi hits fenomenal.

 6. Doaku Harapanku

Doaku Harapanku adalah lagu yang dinyanyikan oleh Krisdayanti. Lagu ini mengiringi kepopuleran sinetron dengan judul sama pada tahun 1998.

Krisdayanti jadi karakter utama sinetron tersebut. Istri dari Raul Lemos itu beradu akting dengan Dicky Wahyudi. Karena dibintangi oleh Krisdayanti dan merupakan sinetron Ramadan pertama di Indonesia, tayangan ini pun jadi fenomena.

Doaku dan Harapanku tayang menjelang berbuka puasa setiap hari. Ceritanya sendiri berkisah tentang perjuangan Anisa (Krisdayanti) mencintai suaminya Andika (Dicky). Beban Anisa semakin berat karena ibu Andika sangat membenci dirinya.

Selain itu, lagu Doaku dan Harapanku sendiri diciptakan oleh Embi Noor. Lagu ini sangat penuh harapan tentang hubungan manusia dan Tuhannya. Tak heran, lagu ini banyak digemari sampai saat ini.

Panjatkan doa, pada Tuhan Yang Maha Kuasa
Katakan kehendakmu kabulkan ya Robbi
Adakalanya manusia alpa lupa
Terlelap didalam buaian asmara
Jangan percaya tipu daya dunia
Tangis dan tawa takkan kekal selamanya

Di antara semua lagu sinetron 90-an ini, mana lagu favoritmu?


Comments
3 Comments

3 comments:

  1. yaampunnn baca artikel ini jadi inget masa lalu..
    dan lagu-lagu itu sampe saat ini masih ku ingat :D
    oia tapi kalo lagunya tersayang yang mana sih gan?
    terimakasih ;)

    visit to http://tanjungherbal.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tersayang gua sama sekali gak tau hahaha
      btw thanks udah mampir

      Delete

Berkicau

Community