Aug 18, 2014

Selamat Ulang Tahun Jiwa Ragaku. Semoga Selalu Kuat.

Tidak. Tidak semua dari kita tersesat. Tidak sama sekali. Terkadang kemana kita berjalan meski tak sesuai dengan keinginanmu, itulah rencana baik Tuhan kepadamu. Maka teruslah berjalan dengan kepala tegak dan hati yang kuat serta keyakinan bahwa di depan sana akan ada tempat yang indah untukmu. Selama kau mau percaya.

Dua puluh Tujuh  tahun lalu siapapun tak akan pernah mengira dan sanggup membayangkanapa yang terjadi hari ini. Meski tak bisa mengira-ngira aku tau, ada harapan yang baik dan indah untuk setiap kelahiran. Doa-doa dan harapan orang tua yang tulus yang sampai saat ini menemani perjalanan hidup kita. Meski kadang sebagai anak kita selalu merasa bahwa kita lebih tahu jalan mana yang harus kita lewati. Hidup memang seperti itu, penuh pilihan-pilihan yang tak satupun orang yang bisa menebak dengan pasti ada apa di sana.

Hari ini usiaku genap 27 tahun dan kau tahu, kawan tidak menarik lagi mengingat hari ulang tahun. Tidak seperti saat 10 tahun lalu dimana aku menunggu-menunggu dengan tidak sabar agar waktu segera membawaku pada umur 17. Membayangkan segala hal indah sebagai remaja 17 tahun itu luar biasa serunya. Hari ini, tentu saja aku semakin sadar apa sebenarnya yang sedang ku cari dalam hidup ini. Walaupun semakin disadari semakin banyak pula tantangan untuk mencapainya. Tapi aku memilih untuk bahagia dan merayakan nafasku dengan syukur setiap harinya. Aku percaya kebahagiaan itu bukan sesuatu yang harus dikejar atau dicari tapi kebahagiaan adalah hari ini, detik demi detik yang aku jalani adalah kebahagiaan. Tak peduli apapun yang terjadi diluar, hatiku harus selalu bahagia. Bahkan ketika berduka aku selalu yakin bahwa menangispun adalah salah satu bentuk kenikmatan dan kebahagiaan.

Jujur, rasanya shock sekali tiba-tiba saja aku sudah berusia 27 tahun. Usia yang dulu dalam pandanganku sebagai anak kecil sudah tua sekali. Dulu umur 27 tahun itu dalam benakku selalu identik dengan bapak-bapak dengan urat wajah yang mengeras menyiratkan keseriusan dan terlihat betapa keras hidup di usia 27 tahun itu. Aku membayangkan tak ada lagi bermain dan berlari-lari bersama teman, tak ada lagi keseruan sekolah, untuk tertawapun bahkan harus ada moment tertentu dan membayangkan itu membuatku takut untuk menjadi dewasa. Maka saat itu aku katakan pada diriku aku harus menjadi orang berbeda. Aku harus bahagia.

Alhamdulillah ya Allah hari ini Kau masih percayakan padaku nafas dan segala nikmat-Mu. Izinkan aku untuk selalu menjadi hambamu yang senantiasa bersyukur dan menjadi baik pada siapapun termasuk pada diriku sendiri. Meski demikian,  jujur agak-agak tak percaya bahwa sekarang aku sudah mulai beranjak tua dan waktu hidup di dunia semakin berkurang. Banyak sekali hal yang rasanya belum sempat aku kerjakan. Belum banyak karya yang bisa aku berikan dan seperti tahun-tahun sebelummnya momen ulang tahun seperti ini selalu menjadi alarm butaku untuk selalu menjadi lebih baik, berbuat lebih baik dan menghasilkan yang lebih baik. Tentu saja atas seizin-Mu ya Allah. 

Di usiaku yang tidak muda lagi ini, aku berharap semoga masih ada waktu untuk terus berusaha membahagiakan orang-orang yang membesarku dengan cinta, orang-orang yang menyayangiku dengan tulus dan orang-orang yang membenciku dengan alasan-alasan mereka. Tak ada yang lebih aku ingin daripada membahagiakan mereka. Maka berkenanlah ya Rabb untuk memberiku kekuatan dalam mewujudkannya. Lancarkanlah semua rencana baikku. Hanya Engkau yang selalu ada dan sanggup membantuku Ya Allah. Jika cinta yang besar yang bisa membuat sekelilingku bahagia maka bantulah aku untuk selalu kuat mencinta. Jika dengan kekayaan semuanya bisa menjadi bahagia makanya bantulah aku untuk menjadi kaya dan membahagiakan siapa saja. Ah, apalah arti hidup ini jika tanpa Rahmat dan Ampunan-Mu ya Allah, apalagi artinya hidup ini jika tak berguna bagia siapapun. Di usiaku yang tak muda lagi ini aku hanya ingin bisa membahagiakan siapa saja, bahkan orang yang membenciku sekalipun. Sesungguhnya mereka mencintaiku dengan caranya sendiri. Cinta mereka terlalu besar.

Ulang tahun itu semacam alarm buat kita untuk selalu ingat bahwa waktu kita di dunia semakin berkurang. Ulang tahun seharusnya menjadi pelecut semangat untuk terus menjadi lebih baik, meminimalisir dosa dan memaksimalkan kebaikan-kebaikan. Selalu ada jalan untuk setiap orang yang berusaha dan berdoa. Selalu ada harapan untuk siapapun yang berusaha menjadi lebih baik. Allah with us.

Terimakasih Ya Allah atas cinta yang tak bertepi, atas orang-orang yang kau kirimkan untuk menjadi menjadi teman melewati hidup dan cinta dari orang tua dan keluarga yang selalu terasa sama seperti saat aku kecil dulu. Aku bahagia.

Selamat ulang tahun jiwa ragaku. Perjanalan masih Panjang Semoga selalu kuat.


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community