Nov 13, 2014

Sedikit Review Untuk Album SAMBAVA

Banyak hal yang akhirnya muncul setelah di tunggu-tunggu belakangan ini. Salah satunya Album musik Sumbawa dari teman-teman Sambava Art Space yang bertajuk "SAMBAVA - Pusat Segala Rasa" dan lewat tulisan ini saya ingin menyampaikan betapa saya kagum dan menyukai semua komposisi dalam album ini.

Saya sudah cukup lama mengenal nama-nama seperti Iqbal Sanggo, Rian Rusliansyah, Joe Think, Aan Guna, dan kawan-kawan walau tidak kenal terlalu jauh tapi saya sangat tahu bahwa selera musik dan kualitas bermusik mereka yang out of box sudah menunai banyak bukti baik sejak perhelatan akbar Festival Budaya Sumbawa 2011silam. Dimana saat itu mereka membuktikan kepada khayalak bahwa musik etnic Sumbawa itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahwa musik etnic Sumbawa itu punya kualitas yang tinggi, pun nilai jual yang kalau menurut saya tidak bisa kita harga dengan rupiah. Terlalu mahal. Sejak saat itu saya mulai jatuh cinta pada karya-karya mereka hingga tahun 2012 digelar kembali Festival Budaya Sumbawa untuk kedua kalinya yang pada waktu itu berlokasi di Taliwang. Lagi-lagi mereka menunjukkan kelasnya, lagi-lagi mereka memamerkan sekaligus menyadarkan semua orang bahwa musik Sumbawa itu gak melulu organ tunggal dan lagu sedih yang mendayu-dayu dengan irama monoton. Sebagai seorang yang terlibat dalam perhelatan itu saya tahu pasti masyarakat begitu antusias dan menyukai komposisi musik etnic mereka. Musik dan koreo yang pada akhirnya menjadi yang rindukan dan ditunggu-tuggu.

Lalu November tahun ini menjadi bulan launchingnya Album Sambava yang berisi 10 lagu dengan musik etnic yang "rich" dan berkelas. Launching pertama dilakukan di Sumbawa, sayangnya saya tidak bisa mennghadiri acara tersebut karena beberapa kendala. Menunggu beberapa hari dulu baru kemudian CD album Sambava sampai di tangan saya. Tak mau buang waktu saya langsung menyalin audionya ke iTunes hape saya, bukan file mp3 nya karena saya takut mp3 nya akan menyebar dengan cepat dan gratis. Itu sama saja dengan tidak mendukung musisi-musisi hebat kita berkarya. Jadi walaupun saya upload mp3 nya ke soundcloud saya "men-disbale" fungsi downloadnya hehehe. Jadi penikmatnya hanya bisa mendengar langsung dari Soundcloud saya, bukan mendownload.

Track pertama berhasil membuat saya haru padahal itu bukan lagu sedih, justru itu adalah lagu gembira yang menceritakan keindahan Sumbawa. Alasannya tidak lain karena saya sudah lama sekali merindukan musik ini. Musik khas Iqbal Sanggo yang dulu ketika latihan untuk Festival BUdaya Sumbawa saya dengarkan hampi setiap hari di tempat latihan lalu tiba-tiba hilang setelah event kelar. Seketika musik ini menghadirkan kembali kenangan-kenangan, wajah-wajah dan cerita yang telah lalu. 

Track kedua dan berikutnya semakin memantankan bahwa album ini adalah album mahal yang bahkan 50rb hargnya terlalu murah.  Tapi untuk album pertama harga itu memang pas. Vocal-vocal yang hadir dalam album (menurut saya yang awam) ini matang semua. Terdengar profesional dan berkelas. Belum lagi syair-syairnya yang aduhai. Misalnya di lagu Kendung Panyayang dan Mandang No Rela, itu lagu sukses membuat saya terlena dan saya putar berkali-kali, perpaduan suara Rian dan musiknya serta makna lagunya benar-benar saling melengkapi, menyatu dan hasilnya indah, manis, romantis. Lagi-lagi saya katakan saya jatuh cinta pada Album ini.

Jika kamu adalah pecinta musik, sipapun kamu, dari manapun asalmu, saya rekomendasikan Album ini untuk kamu dengarkan. Toh lagu India saja yang kita tidak mnegerti bahasanya bisa membuat haru, senyum, dan merinding. Apalagi musik ini yang syair-syairnya masih ada kata-kata yang mirip bahasa nasional hehehe.

Ketika menulis review sederhana yang apaadanya ini, saya belum menemukan bagian mana yang harus saya kritik atau saya beri masukan untuk album ini. Insyaallah kalau ada saya akan update lagi. Sukses terus untuk musisi-musisi Indonesia khususnya musisi Tana Samawa. Buat para penikmat musik, ayo kita jauhi pembajakan. Malu lah kita beli bajakan. Beli CD original itu sebuah kebaikan yang akan tercatat sebagai amal. Insyaallah....


Sumber foto : Fan Page Sambava Art Space


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community