Apr 30, 2016

Awkward Moment Adalah Ketika ...


Quuineeta Khaira Rumi / instagram : quineeta
Awkard atau canggung moment memang kerap terjadi secara spontan dan sulit dihindari. Karena kalau bisa cegah bukan awkward momen namanya :D. Penyebab momen canggung ini bisa bermacam-macam yang jelas biasanya terjadi ketika kita berhadapan dengan orang lain, kebingungan, salah tingkah dan malu. Sebenarnya yang membuat canggung itu adalah ketika kita tidak melakukan sesuatu tetap seperti sedang melakukan sesuatu itu. Misalnya ketika teman cewekmu sedang berlutut tepat di depanmu ketika harus mengambil pensilnya yang jatuh lalu seorang temanmu yang lainnya datang dan melihat posisi kamu dan temanmu yang sedang jongkok seperti tengah melakukan sebuah aksi, lantas ia kaget dan bingung berkomentar apa. Sementara kamu ingin menjelaskan tapi tidak tahu harus bagaimana menjelaskan atau ingin menjelaskan tapi bingung memulai dari mana. 

Ya lebih kurang semacam itu. Say sendiri mengalami awkard moment ini. Begini ceritanya...


Jadi belum seminggu ini teman-teman sekolah membuat grup untuk alumni senagkatan di aplikasi Chat WhatsApp. Seperti almuni-alumni sekolah yang lama tidak bertemu pada umumnya, seisi grup heboh dan semangat sekali bertukar cerita dan mengenang masa-masa berseragam putih abu-abu tempo doeloe. Cerita-cerita masa lalu mengalir seru. Cerita mantan, tentang guru-guru, tentang kenakalan, tentang siapa pernah suka siapa, tentang pengakuan kenakalan dan sebagainya yang membuat saya kadang-kadang tidak bisa menahan senyum bahkan tertawa sendiri sambil menatap layar handphone.

Nah suatu ketika di ruang keluarga ketika masing-masing sedang menatap ke layar poselmasing-masing, awkward moment terjadi juga. Saking asiknya menikmati nostalgia online di grup saya sampai tidak sadar tersenyum bahkan ketawa sendiri yang menyebabkan Quin melihat ke arah saya dan bertanya keheranan dengan ekspresi polosnya

"Ayah, kok ketawa-ketawa sendiri liat hapenya?"

Pertanyaan pendek itu seolah membawa saya kembali ke dunia nyata dengan tiba-tiba seperti terbangun dari tidur. :D Saya kebingungan, istriku yang sedari tadi juga sedang memandang ke layar ponselnya ikut melihat ke arahku. Padahal gampang sebenarnya menjelaskan tapi kenapa jadi susah untuk mengatakan bahwa saya sedang chat dengan teman-teman SMA. Lalu saya mencoba menetralkan suasana. Saya ketawa lagi sambil menciumi pipi Quin berkali-kali dan dia masih menuntut jawaban, kenapa saya tertawa sendiri di depan kayar ponsel?

Saya memutar otak mencari kalimat yang mudah ia mengerti. namun sulit, akhirnya saya spontan menjawab bahwa saya ketawa karena anak ayah lucu dan menggemaskan.. sambil sesekali saya melirik ke arah ibunya, saya khawatir ia berprasangka kalau saya chat dengan sseorang entah siapa. Beuuh.

Suasana kembali netral. Quin sudah diam. Sayapun mengentikan chat di WA untuk sementara dan menawarkan Quin dan Ibunya makanan. Smabil saya ceritakan pada istri saya tentang Grup WA alumni sekolah yang heboh dengan cerita-cerita nostalgia. Alhamdulillah doi mengerti dan tidak ada masalah. Tapi teteup aja kecanggungan tadi itu bikin saya serba salah. Ah kadang-kadang saya lupa kalau saya punya anak yang pintar dan selalu memperhatikan setiap gerak gerik saya dengan tingkat kepo tinggi. Tapi saya bangga dan bahagia memiliki mereka.

Kalian sendiri pernah punya moment canggung kayak gimana? Ayo share di kolom komentar!


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community