May 4, 2016

Unforgetable Moment Kelas Inspirasi Lombok #3




Ada banyak moment yang tak terlupakan di Gili Trawangan saat mengukuti Kelas Inspiras Lombok Menjelajah Pulau awal minggu kemarin. Tapi ada tiga moment yang selalu membuat saya merasa terharu, speechless dan merasa harus menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam iman, silaturrahiim, dan hidup secara luas pastinya.

Pertama, faktanya setelah 28 tahun berada di NTB dan 10 tahun hidup di Lombok ini adalah moment pertama saya berkunjung ke GT, bukan karena apa tapi karena memang selama ini tidak begitu tertarik untuk kesana membayangkan keramaian dan sebagainya, saya lebih menyukai Gili-gili tak berpenghuni. Tapi hari Sabtu minggu kemarin waktu membawa saya kesana bersama teman-teman satu visi dan misi. Ketika boat mulai merapat ironi yang membuat saya speechles terjadi. Di sepanjang garis pantai berjejer seperti pindang manusia-manusia dari belahan bumi yang sedikit mendapat porsi matahari. Mereka para perindu hangat matahari yang sesiang itu berjemur dengan nikmatnya. Buat saya tidak ada masalah sama sekali, saya percaya bumi ini diciptakan untuk berbagai macam orang dengan segala mau, kebiasaan, keunikan dan perilaku masing-masing, tugas kita adalah saling menghormati satu sama lain, saling menjaga kerukunan dan saling menghargai pilihan masing-masing. Yah thats! Lalu  tiba-tiba sayup sayup terdengar suara doa disusul dari pengeras suara, semakin lama semakin kencang dan seakan menjadi backsound dari pemandangan yang disajikan Gili Trawangan. Bisa bayangkan bagaimana rasanya melihat  bule bule berbaring hampir telanjang dengan backsound adzan? Expectasi awal saya tentang GT luruh seketika. It's Lombok!

Kedua, saya selalu kagum dengan orang-orang yang rela mengikhlaskan sekian jam dan hari dari jatah waktunya untuk men-treatment orang lain, peduli pada orang lain, dan empati pada sesama yang lemah. Saya selalu luar biasa senang berada di antara orang-orang dengan kehebatan masing-masing yang mereka miliki tapi bukan untuk pamer melainkan untuk membuat orang lainnya lebih bersemangat meniti hidup, lebih cerah memandang masa depan ketika ada sebagian manusia lainnya beranggapan bahwa hal semacam itu hanya membuang waktu, tenaga dan uang, ketika orang lain sibuk memuaskan diri sendiri, dan ketika sebagian orang menganggap bahwa apa yang mereka dapatkan adalah untuk diri mereka sendiri. Adalah anugerah yang indah ketika saya berkenalan dan menjadi satu tim dengan misi yang sama dan penuh keseruan. Padahal mereka berasal dari disiplin ilmu dan profesi yang berbeda, bisa jadi mereka adalah orang yang sibuk dengan profesinya dan dengan keluarganya. Menjadi relawan Kelas Inspirasi berarti siap menanggung semuanya sendiri, waktu, biaya dan tenaga. Bukan hanga tentang kemampuan finansial tapi tentang nurani yang terpanggil untuk berbagi dan tidak semua orang siap untuk itu. Saya bangga dan bahagia pernah berkenalan dengan orang-orang hebat ini dan menjadi bagian dari Relawan KI7gili Trawangan yang kami namanya Tralala Troops

Ketiga, moment yang membuat saya ternganga sekaligus membuat hati seperti es mencair adalah ketika berbaur dengan anak-anak SD negeri 2 Gili Indah di Gili Trawangan. Di sekolah tempat saya mengajar saya setiap hari berhadapan dengan anak-anak, tapi ada keseruan dan perasaan tersendiri ketika bersama anak-anak Gili. Melihat teman-teman relawan begitu semangat dan tulus berbagi pengalaman dan ilmu bersama mereka adalah moment yang selalu saya nantikan di kelas inspirasi. Keceriaan dan kepolosan mereka serta rasa penasaran mereka itu adalah kebahagiaan tersendiri buat para relawan. Saya terharu sekali ketika mendengar ada anak yang cita-citanya menjadi penghafal Quran. Tidak ada yang salah dengan cita-citanya hanya saja kontras dengan kehidupan sekitarnya yang kompleks. Siapa yang tidak kenal Gili Trawangan, wisatawan asing menyebutnya Party Island. Pesohor-pesohor dunia dan dalam negeri berlomba-lomba datang ke gili. Wisatawan dari yang baik sampai yang cuek bebek mengumbar aurat ada. Bisa kita bayangkan begitu banyak pengaruh luar yang anak-anak ini hadapi. Saya terharu karena di tengah-tengah pulau pesta ini masih ada keluarga yang meemotivasi dan mengarahkan anaknya untuk menjadi seorang penghafal Quran. Subhanallah... Semoga Allah selalu menjaga iman dan hafalannya.. Aamiin

Mengikuti kelas inspirasi selalu memberikan pelajaran dan pengalaman baru buat saya. teman-teman relawan baik hatinya dan seru adalah hadiah yang berharga. Mengenal orang-orang hebat yang mau berbagi karena peduli. Jika orang dari luar sana saja care masa kita gak? Negeri ini butuh pemimpin tangguh di masa depan. 

Semoga semakin banyak yang peduli sesama dan pendidikan indonesia. Berbuat sekecil apapun lebih baik daripada terus menerus memprotes. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuki kegelapan

Alhamdulillah...





Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community