Jan 6, 2017

Review Film Hangout (2016) : Thriller Terkocak!

Kapan terakhir kali tertawa dengan nikmat? Jika sudah lama sekali maka saya sarankan untuk menonton film ini; Hangout!

Siapa yang tak mengenal Raditya Dika? Blogger yang menjadi penulis buku-buku kocak dengan judul-judul unik, kemudian menjadi aktor untuk film yang diangkat dari novelnya, lalu selanjutnya Raditya Dika menjadi penulis skenario dan film maker untuk film-filmnya yang sebagain besar diangkat dari cerita di novel-novelnya sendiri.

Jika selama ini kita mengenal Raditya Dika dengan film komedi cinta-cintaan, maka pada karya terbarunya ini Dika mencoba keluar dari Zona Nyamannya, ia memilih genre Comedy Thriller untuk karya terbarunya, sebuah genre terbilang masih langka.

Sejak kemunculan poster dan trailer film Hangout saya dan juga jutaan orang lainnya langsung penasaran seperti apa karya terbarunya ini. Trailer yang berdurasi 2.18 menit berhasil membuat saya semakin penasaran. Trailer yang menampilkan pemain-pemain terkenal dengan masing-masing karakter yang kuat menjadi hal berikutnya yang membuat saya semakin berpikir ini film mahal dan bakalan bagus nih. Kecerdasan Raditya Dika dalam membuat trailer patut diacungi jempol banyak-banyak, karena trailer film Hangout ini benar-benar barhasil membuat folower dan penggemar raditya dika penasaran dan semakin penasaran, terbukti belum sehari sejak di upload trailernya viewers terus menerus bertambah hingga tanggal 26 Desember 2016 viewers nya mencapai 2 jutaan. Luar biasa.


Film Hangout bercerita tentang sepuluh orang artis papan atas (Mathias Muchus, Titi Kamal, Surya Saputra, Raditya Dika, Soleh Solihun, Bayu Skak, Gading Marten, Dinda Kanya Dewi, Prilli Latuconsina) mendapat undangan sekaligus kontrak untuk sebuah proyek misterius bertema Hangout yang lokasinya berada di sebuah pulah dengan hutam rimba. Sejak scena awal film sudah berhasil mengobok-obok perut, sebuah ciri khas dari film Raditya Dika, dialog-dialog khas raditya dika yang santai tetapi lucu tapi bukan itu saja yang ditunggu oleh penonton, saya yakin semuanya menunggu moment-moment Thriller dari film ini. Setelah semua berkumpul di pulau tersebut mereka digiring menuju sebuah Villa di tengah hutan dengan petunjuk arah yang dibuat oleh sang pengundang. Ketegangan dimulai ketik Mathias Muchus meninggal di meja makan setelah menyantap hidangan misterius di villa tersebut. Ketegangan berbalut kekocakan terus berlanjut, satu persatu mereka menemui kematian yang mengenaskan tapi tetap dikemas dengan lucu dan apik oleh Raditya Dika. Dialog-dialog yang mengocok perut seakan tak habis di film ini. Raditya Dika yang sebelumnya ada masalah dengan Soleh, Gading yang mencurigai para Komik sebagai pembunuh, Bayu Skak dengan kamera Vlognya, Dinda Kanya Dewi dengan "apa adanya" yang jorok banget, titi kamal yang memiliki keahlian di alam luar, Surya Saputra yang tiba-tiba saja menjadi misterius, membuat suasana semakin mencekam dan membuat penonton semakin penasaran siapakah dalang di balik semua pembunuhan ini. Siapakah yang mengundang mereka ke pulau misterius itu? Penonton diajak menebak nebak siapakah diantara pemain yang menjadi pembunuh? siapakah yang akan selamat? Tumben saya sepenasaran ini menonton film indonesia.



Raditya Dika saya katakan berhasil sukses dalam menghibur dan membuat penonton shock di film Hangout ini. Dari semua sisi, film ini sudah sangat bagus, cinematografi yang keren, sukses menampilkan susana hutan rimba yang seram dan mencekam, Tone gambar yang pas mendukung level thriller dari film ini, pintarnya lagi komedi-komedinya selalu sukses mengundang tawa meski sebelumnya penonton dibuat histeris karena salah satu tokoh idola mereka terbunuh. Jadilah emosi penonton sukses dipermainkan oleh si Kambing Jantan ini. Belum lagi dukungan akting dari pemain-pemain yang tak diragukan lagi, lagi pula mereka sebagian berperan menjadi karakter asli mereka sendiri, ini juga yang membuat penonton menjadi shock kaetika ada tokoh yang meninggal, seolah real.


Sound dan musiknya pun sangat mendukung. Sound adalah sisi terpenting yang kadang banyak diabaikan dalam perfilman Indonesia. Original Soundtrak film ini di isi oleh Kotak dengan Judul Mati Rasa, genre musik yang juga pas untuk film Thriller berbalut komedi ini.

Dari segi cerita, saya sangat-sangat salut dan kagum pada cerita film ini yang tidak mudah tertebak, alur yang berjalan dengan baik, mengaduk emosi dan mengundang tawa. Kali ini ini, Raditya Dika benar-benar mengukuhkan dirinya sebagai sineas sesungguhnya.

Saya berharap semoga film ini bisa mendulang penonton hingga 5-6 juta penonton. Benar-benar tidak rugi nonton film keren ni..., aamiin..


Comments
2 Comments

2 comments:

  1. Baca ini makin penasaran, meskipun sudah lihat trailer. Meskipun sudah lama tayang, tapi aku masih penasaran dan belum sempat menonton :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga sebentar lagi keluar DVD nya broo

      Delete

Berkicau

Community