Feb 21, 2017

Bagaimana Menghadapi Musibah Sakit?



Sejak ikut kuliah Thibbun Nabawi beberapa bulan lalu, saya semakin mencintai dan mengagumi Rasulullah, semakin menyukai pengobatan ala Rasulullah. Betapa gaya hidup sehat sesunggunya itu sudah diajarkan dan dicontohkan oleh Beliau sejak berabad-abad silam. Tak ada penyakit yang tak bisa disembuhkan kecuali kematian dan Rasulullah dan Al Qur'an sudah jelas memaparkan apa dan bagaimana pengobatan islam. Sejak itu, jika ada gejala sakit entah saya, keluarga atau teman saya sealu berupaya menyarankan agar sebelum menggunakan obat medis sebaiknya dengan thibbun nabawi dulu juga saya usahakan bisa menjelaskan bagaimana menyikapi sakit, terutama sebagai muslim. 

Nah, di bawah ini ada empat hal yang harus selalu kita ingat dan lakukan ketika menghadapi musibah skait. Semoga bisa membantu kita semua menjadi manusia yang sehat dan bermanfaat bagi sesama manusia..

🐝 50% Bina Spiritual
Moment sakit harus membuat kita semakin memperbanyak zikir, doa, sholat, sedekah, dan mengaji bukan memperbanyak mengeluh.. Likulli daain dawaaun, setiap penyakit ada obatnya.. Kita harus memeganng teguh itu. 


🐝 20% Bina emosional 
Berpuasa ketika sakit melatih untuk sabar dan ikhlas atas penyakit yang menimpa, selain puasa, jika sulit maka patuhilah pantangan makanan... Belajar mengola emosi ketika sakit jauh lebih sulit di bandingkan ketika sehat.. 

🐝 20% Persepsi Sakit
Ubah persepsi tentang sakit. Berprasangka baik dan berpikir positif akan lebih mempermudah penyembuhan dan menambah ketenangan batin. Persepsi sakit bagi muslim adalah bahwa sakit adalah penghapus dosa, sakit adakah bagian dari Qada' dan Qadarullah... 

🐝 10% Herba
Setelah semuanya, mulai berikhtiar dengan pengobatan ala Rasulullah seperti berbekam dan herba yang dicontohkan nabi dan di sebutkan al qur'an seperti madu, habbats, buah tin dan lainnya.


"JIka ada penyembuhan dalam pengobatan Anda, maka itu ada dalam bekam, madu, atau pembakaran dengan api (kauterisasi) di tempat-tempat sakit, tapi aku tidak suka dibakar dengan api" (HR. BUkhari)

Instagram @BaleBekam

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community