Feb 16, 2017

Kenapa Orang Berteriak Ketika Marah?

Tulisan ini dulu pernah saya baca nukilannya di buku Perjalanan Rasanya Fahd Pahdepie. Sepotong tapi mengena sekali. Sering kita mendapati hal semacam ini di sekitar kita atau mungkin kita sendiri adalah pelakunya. Semoga setelah ini kita semakin faham...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Seorang Syeikh berjalan dengan para muridnya, mereka  melihat ada sebuah keluarga yang sedang bertengkar, dan saling berteriak.

Syeikh tersebut berpaling kepada muridnya dan bertanya : "Mengapa orang saling berteriak jika mereka sedang marah?".

Salah satu murid menjawab : "Karena kehilangan sabar, makanya mereka  berteriak."

"Tetapi , mengapa harus berteriak kepada orang yang tepat berada di sebelahnya?
Bukankah pesan yang ia sampaikan, bisa ia ucapkan dengan cara halus ?". Tanya sang Syeikh menguji murid2nya.

Muridnya pun saling beradu jawaban, namun tidak satupun jawaban yang mereka sepakati.

Akhirnya sang Syeikh  berkata : "Bila dua orang sedang marah, maka hati mereka saling menjauh. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar perkataannya dapat terdengar. Semakin marah, maka akan semakin keras teriakannya.  Karena jarak kedua hati semakin jauh".

"Begitu juga sebaliknya, di saat kedua insan saling jatuh cinta." lanjut sang Syeikh.

"Mereka tidak saling berteriak antara yang satu dengan yang  lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati sangat dekat."

"Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi?", Mereka tidak lagi bicara. Mereka Hanya berbisik dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Pada akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisik. Mereka cukup hanya dengan saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah dua insan yang saling mengasihi."

Sang Syeikh memandangi muridnya dan mengingatkan dengan lembut : "Jika terjadi pertengkaran di antara kalian, jangan biarkan hati kalian menjauh. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak akan lagi bisa ditempuh".

Begitupun dengan Allah. Maka, bisikan dalam sujudmu dengan penuh kelembutan.

-------

Mari terus saling ingat mengingatkan, Keluarga. Terus saling melembutkan dan berdekatan, bermesraan dengan penuh ketulusan.

☕☕☕

Source : Broadcast WA pagi ini.

gambar : https://collegian.com

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community