Catching The Idea

Di jalan menuju rumah.  Sebuah syair lagu menumbuhkan  ide untuk menulis sebuah cerita. Semakin diresapi semakin mencuat inspirasinya. Gerbang rumah saya buka.  Motor sudah terparkir dengan baik. Lalu lari berhamburan ke arahku dengan heboh dan penuh ceria dua gadis kecil yang belum juga tidur. Katanya mereka menunggu saya pulang.

Si kecil minta di gendong dan seperti biasa me-request sebuah dongeng yang ia kehendaki. Si besar tidak bisa tidur sebelum punggungnya di garuk garuk lembut oleh saya.  Si besar berbaring menunggu si kecil kelar dengan dongengnya lalu terlelap karena itu berarti tiba giliran saya menggaruk-garuk punggungnya.

Si kecil lelap di ujung cerita Burung Ababil yang hobi berkelana.  Di kakak lelap pada entah garukan ke berapa...

Malam tiba-tiba hening.  Hanya suara tiupan lembut mesin pendingin yang menempel di tembok kamar.  Ku pandangi wajah manis ketiga perempuan di atas tempat tidurku satu persatu lalu mengecup satu demi satu  satu dengan segenap rasa di hati...

Malam segera memeluk mimpi-mimpi.  Sayapun terperangkap dalam pusaran kantuk yang semakin menjadi.

Malam menjadi dini hari,  sebaiknya aku merebahkan raga menenangkan jiwa,  karena esok adalah harapan dan hadiah baru dari ilahi Robbi...

Selamat tinggal sementara ide dan inspirasi,  datanglah kembali ketika aku sendiri...
Share:

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Cara Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Takakura

Sampah. Entah karena apa, belakangan masalah sampah menjadi masalah yang benar-benar memperihatinkan di dunia khususnya di Indonesia. Ka...

Recent Posts

Ngehits Bulan Ini

Blog Archive