May 7, 2017

Romantisnya Sunset di Sarae Nduha, Dompu

Hari itu, sejak siang kegiatan sedang kosong. Semua sedang mempersiapkan diri untuk acara puncak Festival Tambora untuk keesokan harinya. Kami diminta istirahat saja untuk menyiapkan diri buat besok. Tapi kompak kami berpikir sepertinya terlalu rugi kalau harus berdiam diri dalam tenda hanya bermain kartu, baca buku atau nonton film di laptop, sementara saya yakin di sekitar Doro Ncanga ini pasti ada lokasi bagus untuk dikunjungi dan dinikmati dan pastinya instagramable. Secara ini di lereng Tambora, sebelah utara berdiri gagah Gunung Tambora meski sudah tidak utuh lagi setelah 202 tahun meletus dengan dahsyatnya. Sebelah Selatan, tepat di hadapan sang Tambora menghampar padag Savana Doro Ncanga yang luas dan berujung di Teluk Saleh yang mempesona. Dari kejauhan biru..biruu yang Indah, Langit biru jernih, laut biru, pegunungan membiru dari kejauhan. Indah sekali. Maka saya yakin tak jauh dari lokasi camp kami pasti ada tempat keren selain Pulau Satonda yang tidak memungkin untuk kami datangi hari itu. 

Hari kian senja, savana Doro Ncangan mulai dipadati warga yang datang berkemah bersama sanak family yang akan turut meramaikan puncak Festival Tambora keesokan harinya. Say semakin gelisah saja melewati siang berdiam diri tanpa jalan-jalan. Kapan lagi bisa kesini? Hingga akhirnya, Wawan dan Yuli menyaman ide, mereka akan mengajak kami ke sebuah tempat bernama Sarae Nduha, yang katanya tidak terlalu jauh dari Doro Ncanga lokasi Camp kami. Tanpa ba bi bu lagi, berbekal motor pinjaman kami berempat meluncur kesana, jalanan yang kemarin sepi dan lengang sore itu semakin padat oleh kendaraan dan pedagang dadakan di kiri kanan jalan. Semakin meriah dengan spanduk berwarna warni. 

Benar saja, lebih kurang 15 menit kami sampai di Sarae Nduha, tempat Wawan dan Yuli membawa kami. Tempatnya masih berupa savana dengan pohon-pohon Bidara yang tumbuh jarang-jarang. Semakin masuk ke tempat ini semakin saya mengagumi lokasi ini. Seperti lokasi di film-film hollywood apalagi dengan kemunculan gerombolan sapi-sapi putih yang beriringan. semakin jauh dari gerbang masuk semakin indah saja, setelah Savana, sekarang di depan kami mulai berbukit-bukit kecil seperti bukit Teletubbies, dan tibalah kami di Sarae Nduha. Mengagumkan! Sarae Nduha adalah lokasi yang keren dengan bukit-bukit berumput rapi dan view teluk Sale yang amazing! Dari sini kita bisa melihat Pulau Moyo, dan pulau pulau kecil lainnya. Ketika senja, tempat ini adalah lokasi yang tepat untuk menikmati Matahari yang terbenam di perbukitan Sumbawa di seberang teluk. Di lembah-lembah kecil bukit-bukit ternyata ada beberapa tempat duduk dan meja yang dibuat oleh anak-anak muda kreatif sini. Ada juga photobooth berbentuk hati yang mulai banyak dibuat di lokasi-lokasi wisata di mana-mana, Plank-plank dengan tulisan-tulisan kekinian juga ada, gak heran kalau banyak anak-anak muda yang bergantian befoto ria disini dan sore ini, meski hari semakin gelap, orang-orang masih enggan meninggalkan tempat. Senja semakin indah dengan spektrum warna yang sempurna, jingga, merah muda, sedikit biru dan merah seperti lukisan maestro yang terpampang di langit senja. Sarae Nduha nama tempatnya. Suatu hari aku ingin kembali kesini, mungkin lebih siang supaya tidak kesorean seperti hari itu. 




Perjalanan singkat itu mengubah beberapa perspektif saya tentang Pulau kelahiran saya, ternyata aku lahir dan hidup di pulau yang amat sangat kaya akan keindahan dan karunia. Ya, saya harus banyak jalan-jalan untuk banyak mengenal. Lombok dan Sumbawa dua pulau tercinta dengan keindahan alam yang tak ternilai harganya. Sarae Nduha hanya salah satu lokasi indah, sesungguhnya di sekitarnya masih banyak lagi point-point yang bisa kita nikmati ketika pagi, siang sore maupun malam. Luar biasa!

Kamu gak ada planing keSarae Nduha? 
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community