Jul 4, 2017

5 Pelajaran Tak Terduga Selama Liburan Lebaran

Labu Pade Beach
Merencanakan liburan itu penting. Tetapi terlalu banyak rencana juga bisa bikin kita rawan kecewa karena kadang tidak semua rencana itu bisa terwujud dengan sempurna. Makanya liburan kemarin saya tidak mau punya rencana banyak-banyak. Saya cuma meniatkan dalam hati kalau liburan kali ini saya harus ke pulau Moyo. Kapan dan bagaimanapun caranya saya harus memaksimal seminggu liburan itu untuk bisa kesana. Demikian saya ngasi tau ibunya anak-anak. Dia sih oke saja. Jadilah liburan saya semacam liburan yang fleksibel. Tidak di kejar deadline, tidak dituntut harus tepat waktu sekian.. sekian.. bla bla bla. Kapan ada waktu langsung jalan. Kebetulan hari ketiga yang menjadi hari yang ingin saya pakai ke Pulau Moyo terkendala teman jalan yang berhalangan, tapi saya sudah langsung punya plan B. Mengunjungi pulau Setan (sebagian orang menyebutnya pulau Bedis). Untuk cerita perjalanan kesana liat di postingan selanjutnya ya.

Berlibur seru itu gak asik kalau sendiri. Saya selalu ingat Quote keren teman saya Citra, di bilang gini "Karena Sedih itu gak bisa dibagi dan bahagia itu gak bisa sendiri" bener banget kan? Makanya saya langsung aja japri teman-teman di WA buat ngajakin #jalanbareng, bikin pesan spam di grup-grup. Hasilnya terkumpulkan delapan orang termasuk dua orang sahabat saya yang menjadi tuan rumah. Adik kakak yang kompak banget hobi jalan dan fotografrinya. Namanya Ade dan Fandi, Ade udah ada yang punya, nah Fandi nya gak tau. Kalau mau tau lebih lengkap klik aja nama mereka masing-masing. 

Hari keempat lebaran, menjadi hari inti yang saya tunggu-tunggu. Waktunya untuk mengunjungi Pulau Moyo, pulau yang mendunia karena mata air dan air terjun uniknya yang menjadi favorit para pesohor dunia untuk berlibur. Masa mau kalah sama mereka? Kita dekat gini. Prosess dan perjalanan kesana juga punya cerita sendiri yang seru. Bagaimana saya harus mengumpulkan teman-teman yang se-keingin-an, bagaimana mencari boat murah yang bisa membawa kita kesana, semua bisa kalian baca disini (Jalan Bareng Ke Pulau Moyo). Karen di postingan ini saya ingin berbagi tentang pelajaran dan hal-hal apa yang saya dapatkan selama liburan kemarin yang Insyallah berguna untuk jalan-jalan di waktu berikutnya.


1. Liburan Ke Pulau Wajib Bawa Baju dan Pakaian lebih 

Sebelum berangkat ke Pulau Setan, saya sama sekali tidak mempersiapkan apapun, Kecuali ngecharge handphone sepenuh-penuhnya dan memastikan space memori masih banyak. Karena pertama powerbank saya rusak dan kamera dslr udah ilang digondol maling di Mataram. Jadi berangkat cuma bawa hp dan dompet doank, pake baju kaos dan celana pendek. Bayangan awalnya kami akan naik perahu cukup besar dengan atap yang bisa melindungi dari panas dan tempat yang luas. Realitanya kami dapat perahu cadik kecil yang hanya muat 5 - 8 orang. Di jalan kami harus ikhlas di guyur-guyur air laut yang berbenturan dengan perahu. Singkatnya smapai pulau itu kami semua basah! Tanpa ada pakaian ganti kami berbasah-basahan mendaki bukit kecil di Pulau Setan yang katanya banyak ular itu. Sampai puncak pakaian kami kering kembali.. horeee!

2. Perlu membawa Parang atau Sejenisnya

Terutaam kalau kamu liburan ke pulau-pulau baru yang tak berpenghuni seperti Pulau Setan ini. Karena tidka ada jalan kami harus membuat jalan kami sendiri. Menerobos semak belukar dan rerumputan yang cukup tajam menusuk kaki. Kalau kami bawa parang atau sejenisnya kan kami bisa bikin tongkat atau membersihkan jalan agar bisa lebih aman kulit tangan kami yang harus merobek dan mematahkan semak-semak. Gak bisa saya bayangkan gimana jadinya kalau yang saya pegang ternyata ular. Kelar!


3. Jalan Bareng memang lebih seru!

Pasti butuh banyak budget kalau jalan sendiri-sendiri. Itu jelas permborosan. Nah dengan ngajak teman-teman kita bisa sharing untuk urusan bayar-bayar dan yang paling penting kita bisa gantian take photo di lokasi liburan jadi gak melulu foto selfie yang kita upload di social media kita. Bagusnya lagi mau jalan sama teman lama atau tema baru, jalan bareng selalu bisa membuat kita akrab dan saling mengenal, kalau teman lama misalnya kita bakal ngeliat hal-hal yang selama ini kita ga liat dari teman kita itu misalnya ooh tenryata dia anaknya gesit, penolong, malas, manja, dll. Kalau teman baru malah lebih seru karena pasti akan banyak cerita baru, tukar cerita sambil jalan atau saling follow balik di social media. Seru kan?!


4. Obat Mujarab Untuk mata Bengkak karena Kelelahan.

Saya paling sering bermasalah sama mata lelah karena saya selalu sulit tidur malam. Apalagi kalau sudah buka komputer, bisa lupa tidur. Hasilnya mata jadi bengkak di bagian kantungnya, terus ditambah rasa perih yang menganggu sekali. Beberapa kali saya harus ke dokter mata untuk mengatasinya tapi memang butuh waktu minimal 2-3 hari untuk sembuh. Nah liburan kemarin juga begitu. Sejak sore mataku sudah bengkak sebelah kiri dan perih. Saya smapai khawatir, pasti foto di pulau moyo nanti jelek deh. wkwkw. Ya sudah, saya pakai kaca mata aja. Keesokan subuhnya saya sudah siap berangkat ke Pulau Moyo. Berangkat dari rumah mertua di Alas abis sholat subuh menempuh waktu satu jam lebih untuk sampai ke Pantai Jempol tempat kami janji untuk bertemu teman-teman baru yang akan ke pulau Moyo.  Selama perjalanan saya sudah siapkan playlist di handphone. Semua lagu favorit. Coldplay, Padi, Tulus, Sheila On 7, dll. Lagu-lagu super keren yang bisa mengacak-acak emosi. Maka selama perjalanan, dengan volume maximal saya mendalami setiap lagu. Saya smapai sesenggukan hahaha. Begitulah saya kalau dengerin lagu atau doa, atau murattal dan bener-bener mendnegarkan dengan hati dan sepenuh emosi maka outpunnya adalah menangis. Sepanjang jalan saya bernyanyi mengikuti lagu tapi sambil nangis. Bebasin aja.Kapan lagi nangis bebas tanpa sedih. Kapan lagi bisa berekspresi dengan bebas mendengarkan lagu-lagu coldplay? Masa iya saya harus nangis gini di rumah? gak bisa lah.. Apalagi di lagu Amazing Day dan True Love nya Coldplay, men! Saya nangis banget.. air mata keluar dengan lancar. Hasilnya jiwa serasa plong, hati lebih longgar dan hey.. mataku sembuh! HAHAHAHA... Beneran, tak ada lagi bengkak dan perih. Mungkin memang mataku harus menangis dengan bebas. Mungkin malam-malam selama ramadhan nangisnya maish kurang cetarrr.. 

Nah buat kalian yang punya masalah mata seperti saya? Silahkan coba!


5. Menyatulah...

Kadang untuk menikmati sesuatu kita butuh masuk kedalamnya. Misalnya menikmati rasa sejuk air ya kamu harus nyebur. Menikmati hutan ya kamu harus masuk ke Hutan dan untuk menikmati kebersamaan udah pasti kamu harus menyatu dengan teman-temanmu, bukan malah menyendiri dan sok melow di pojokan. Yakinlah teman barumu juga punya keinginan yang sama untuk ngobrol sama kamu tapi kalian sama-sama malu untuk memulai jadi kenapa bukan kamu saja yang memulai. Keluarkan snack andalanmu, tanyakan namanya, social medianya, tanyakan juga gimana ceritanya dia bisa ikut jalan bareng kamu dan yang lain. Pasti deh bakal ada topik yang akan jadi panjaaaaaang banget untuk kalian bicarakan sepanjang perjalanan. Jangan lupa becanda ya, itu penting. Sama tukng ojek yang nganterin kamu juga kamu harus ngobrol dengan baik, sama tukang tagih karcis becandain aja. Hidup ini indah banget kalau kita semua bisa becanda dan tertawa bahkan dengan mereka yang baru kita kenal. Asal becandanya  jangan berat-berat miusalnya becandaan politik, ata SARA. Beuuuh.. kamu bakal jadi orang yang gak asik nantinya di mata teman barumu.



Apalagi ya pelajarannya....

Kayaknya itu dulu. Semoga bermanfaat ya genks! Semoga liburan kedepan kita bisa jalan bareng ke tempat yang lebih indaaaah pastinya.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

Berkicau

Community