Katanya Puasa Bikin Sehat, Tapi Kok...

Hi, apa kabar? Alhamdulillah ketemu Ramadhan lagi kita genks! Hal yang amat sangat harus kita syukuri dan kita manfaatkan sebaik-sebaiknya. Pasalnya ada banyak orang yang tidak seberuntung kita. Liat di lingkungan sekitar rumah, di berita-berita tv dan online banyak banget pengumuman dan berita kematia. Ada yang meninggal tanpa sakit, karena sakit bahkan karena tindak kejahatan. Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal buruk aaamiin. Bener lho, sejak seminggu sebelum ramadan sampai hari pertama ramadhan saja di sekitar rumah beberapa orang meninggal. Belum lagi yang di kampung atau orang-orang yang saya kenal. Mereka dipanggil Allah lebih dulu dan tidak berkesempatan bertemu ramadhan tahun ini. That's why kita harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan emas ini.

Tapi postingan ini tidak akan membahas kematian kok, tenang. Saya cuma sedang kepikiran sejak tadi sholat magrib sampai sekarang. Sudahkan goals puasa kita kita on track dan terwujud meskipun sekarang baru menjelang pertengahan ramadhan? Saya pikir goals Ramadhan tentu saja untuk mendulang pahala, untuk beribadah sebanyak-banyaknya, berpuasa dengan ikhlas untuk menjalankan kewajiban yang dengannya kita menjadi lebih sehat, lebih fresh dan lebih ideal bodynya karena berpuasa selain menyehatkan iman, otak dan hati, puasa juga jelas menyehatkan, sudah banyak penelitian yang membahas ini kalian bisa googling, yang jelas puasa itu amat sangat baik untuk tubuh kita.

Sayangnya saya melihat (Gak survei sih cuma perhatikan sekeliling, orang-orang yang saya kenal dan saya sendiri hehehe) goals itu tidak tercapai malah terlihat minus dan menjauh dari goalsnya. Oke mari kita bahas santai saja.


Pertama Puasa itu Supaya Rajin Ibadah kenyataannya banyak yang hari-hari Ramadhan masih saja disibukan dengan pekerjaan yang overtime, hobi yang tak kenal waktu (game dll), tidur dan lainnya yang saya kira masih banyak lagi. Genks, kita beruntung masih bisa beribadah di bulan Ramadhan dimana Allah melipat gandakan pahala ibadah kita, so pliss stay away dari kesibukan-kesibukan duniamu, bukan berarti kamu harus berhenti, bukaan tapi cobalah untuk mempriorotaskan Ramadhan yang tahun depan belum pasti kita temui lagi. Oke pekerjaan itu tuntutan hidup tapi akhirat itu abadi kan? dan buat kamu para gamers yang membabi buta tak kenal waktu, tak kenal lelah bahkan tak kenal adab ketika meneriakkan sumpah serapa, coba bayangkan deh kalau tiba past lagi seru-serunya main ada telpon penting banget dan kamu harus angkat, sebut saja yang nelpon itu bos kamu nanyain deadline. Kaget gak? kezel gak? pasti kan? Terus bayangin gimana kalau pas lagi asik main sampai lupa sholat tiba-tiba pas kau angkat kepala Izrail sudah berdiri gagah di depanmu dan siap memboyongmu ke alam lain. Apa gak ngeri tuh? Sesungguhhnya kita tengah tertipu ketika kita menomor satukan dunia dan menomor sekiankan kewajiban kita pada Allah. Itu buat kita lho...

Kalau kita sering membaca Al-quran dengan terjemahan, tentu kita pernah membaca ayat-ayat berikut  yang artinya : 

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32)

Yess dunia ini hanya permainan gaess tapi ingat ya, tidak ada permainan yang bisa dimenangkan dengan main-main. Jadi harus... serius bermainnya biar dapat hadiah yang paling ciamik di Surga. Aaamiiin..


Kedua, Puasa itu bikin sehat. Kenyataannya banyak orang yang malah sakit minimal maag kabuh, mencret-mencret, 5 L (lemah, letih, lesu, lunglai, LALAI). Kalau ini menurut saya karena saya juga pernah mengalami karena kita tidak teratur dan serius menjaga pola makan kita ketika berbuka dan sahur.Ada yang karena takutnya kelaparan dan kehausan sampai menjejalkan sebanyak mungkin makanan dan minuman ke dalam perutnya yang kelelahan. Belium lagi yang abis sahur langsung tidur, jelass banget itu tidak sehat. Tidak baik buat kesehatan pencernaan, bahkan jiwa ragamu. Kalau sudah begitu, Hasilnya? Maag, mencret-mencret, mules dan efek lainnya yang tentu saja malah membuat goal sehat ketita puasa tidak terwujud sama sekali malah sebaliknya jadi penyakitan.

Yuk ubah perilaku tidak sehat itu genks, saya juga kadang-kadang tidak lolos dari prilaku itu. Makan kelolosan terlalu banyak hasilnya perut gak karuan rasanya terus pas taraweh bermasalah deh. Kan rugi sendiri. 

Nah tipsnya biar gak sering kehausan ketika puasa, kamu harus minum air hangat (agak panas dikit) setelah makan sahur karena yang membuat kita haus itu sebenarnya bukan karena kekurangan air tetapi karena banyaknya lemak yang menempel di sekitar ternggorokan dan di dalam lambung dna usus kita, hal itu menyebabkan air tidak terserap dengan baik dan rasanya keriiing mulu tenggorokan kita, gimana gak airnya gak kena tenggorokan tapi kena lemak. nah dengan air putih hangat kita bisa merontokan lemak-lemak membandel itu. 


Ketiga, Karena Puasa itu bikin kita gak makan seharian dan makan cuma ketika sahur dan buka puasa harusnya puasa membuat kita lebih hemat dalam keuangan, bener gak? tapi kenyataannya? pengeluaran di bulan puasa malah menbengkak, gak di rumah, dikantoran dll semua pengeluaran membengkak padahal kalau dipikir-pikir bulan puasa itu kita seharusnya sedikit makan, sedikit beraktifitas dikantor dan dirumah karena sibuk ibadah tapi ya gitu deh bukan manusia namanya kalau gak lebay dengan segala persiapan dan keperluannya yang sebenarnya tidak perlu-perlu amat. Lihat saja menu berbuka yang sebarek padahal si sunnahkan kurma dan air putih, lihat saja mukena dan gamis buat tarwih nya wangi baru dan mahal hehe. Karena jam kantor dipangkas akhirnya banyaka waktu di rumah, bukannya fokus ngaji atau ibadah malah banyakan nonton tv, main gadget dan sejenisnya yang jelas-jelas membuat pengeluaran listrik dan kuota meningkat. Hasilnya jauh panggang dari api, bukannya hemat malah boros banget.

Keempat, Puasa itu selain sehat juga bisa membentuk tubuh yang ideal. hmmm.. Siang-siang sih okelah tu perut rata dan bagus tapi begitu magrib tetiba jadi kayak hamil 4 bulan hahaha. Ketika kau bebas, seperti balas dendam! sepertinya ungkapan itu pas deh untuk menggambarkan betapa membabibutanya kita saat buka puasa tiba. Seharusnya santai, tenang dan penuh kesyukuran, lalu berdoa dengan sepenuh hati agar puasa kita yang tak seberapa diterima Allah, bukan hanya sekedar lapar dahaga. 

Karena sejatinya puasa itu mengajarkan kita tenang dan lebih bijaksana menyikapi berbagai macam problema kehidupan. Lebih tenang beribadah, bercengkrama, bekerja dan bersantai. Hidup pasti lebih tenang jika kita bisa meresapi makna besar dalam perintah berpuasa selama satu bulan ini. Semoga kita semua mampu ya.


Anyway, postingan tentu saja tujuan utamanya adalah untuk diri saya sendiri hehe karena saya juga kadang keceplosan, kebablasan, kelolosan tidak berprilaku sesuai dengan yang harus saya lakukan maka saya menulis ini untuk omelin dan ngingetin diri sendiri. Jika kamu merasa sama kayak saya semoga kita bisa lebih baik lagi ya genks. Atau jika kamu merasa tulisan ini ada baiknya buat kamu, kamu boleh kok share ke social media kamu.Gratis!


Share:

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Meliput Festival Payung Indonesia 2018

Halo teman-teman, rasanya sudah lama sekali tidak menulis. Ada rasa bersalah. Semacam mengabaikan rumah sendiri hingga berdebu banyak saran...

Instagram @herjunotajie sini

Blog Archive